peta hutan indonesia
indonesia memiliki julukan zamrud khatulistiwa

15 Provinsi Dengan Hutan Terluas di Indonesia

Julukan zamrud khatulistiwa memang tepat diberikan untuk wilayah Indonesia. Indonesia menempati ranking ke 9 sebagai negara dengan hutan terluas di dunia, mengalahkan India sebagai ranking ke 10.

Indonesia memiliki luas hutan kurang lebih 125 juta hektar yang tersebar di berbagai provinsi. Termasuk di dalamnya terdapat hutan lindung, hutan suaka alam, hutan produksi, hutan adat, dan lain sebagainya. Namun mirisnya, luas hutan yang dimiliki negara kita kian hari semakin berkurang akibat deforestasi, baik secara alami maupun karena kegiatan manusia yaitu penebangan liar.

Pengertian mengenai hutan sangat beragam, diantaranya pengertian hutan menurut ahli, hutan menurut undang-undang, dan hutan menurut negara.

Mengutip dari artikel yang pernah ditulis sebelumnya, secara umum hutan dapat diartikan sebagai tempat yang dihuni oleh berbagai macam jenis tumbuhan yang lebat, seperti semak, rumput, jamur, tumbuhan jenis paku-pakuan, pohon-pohon serta tumbuhan lainnya di suatu wilayah yang sangat luas. Jenis-jenis hutan di Indonesia, antara lain:

Masing-masing jenis hutan diatas memiliki ciri tersendiri dan berada pada wilayah dengan kondisi lingkungan tertentu.

pengertian hutan juga diatur dalam undang-undang Pixabay

Hutan Terluas di Indonesia

Berikut ini adalah urutan propinsi dengan hutan terluas di Indonesia, yaitu:

Urutan ke 15 – Sulawesi Barat

Sulawesi Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian barat pulau Sulawesi. Wilayah ini memiliki luas daerah 1,7 hektar dan memiliki luas hutan 1,6 hektar.

Urutan ke 14 – Jambi

Jambi adalah salah satu provinsi di Indonesia yang berada di pulau Sumatera. Provinsi Jambi memiliki jumlah penduduk sekitar 3,4 juta jiwa. Luas wilayah provinsi ini kurang lebih 5 juta hektar dimana 2,1 juta hektar berupa hutan dan 0,6 juta hektar adalah lahan gambut.

Urutan ke 13 – Sulawesi Selatan

Luas hutan di Provinsi Sulawesi Selatan sekitar 2.118.992 hektar. Provinsi ini di huni oleh penduduk dari berbagai suku, dimana suku dengan jumlah terbanyak adalah Suku Bugis yaitu sekitar 41%.

Urutan ke 12 – Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara memiliki luas kawasan hutan mencapai 2.518.377 Ha atau sekitar 68,13% dari luas wilayah daratan berdasarkan SK. Menteri No. 465/Menhut-II/2011 . Kawasan hutan di Sulawesi Tenggara terdiri dari kawasan hutan lindung seluas 1,081,489 ha atau 40,84% dari luas kawasan hutan. Luas kawasan hutan produksi (mencakup hutan produksi biasa, hutan produksi terbatas, dan hutan produksi yang dapat dikonversi secara keseluruhan) adalah 968,742 ha atau 48,67%.

Urutan ke 11 – Sumatera Barat

Pada urutan kesebelas, provinsi Sumatera Barat menempati posisi ini. Luas hutan pada provinsi ini adalah 2.600.286 hektar berupa hutan dataran rendah dan hutan dataran tinggi.

Urutan ke 10 – Nanggroe Aceh Darussalam

Aceh memiliki kawasan hutan pantai yang cukup luas dan berbatasan langung dengan samudera. Aceh memiliki luasan hutan 3.335.713 hektar yang menjadikannya menempati urutan kesepuluh dari daftar hutan terluas di Indonesia. Dalam rimba Hutan Aceh, diduga terdapat salah satu suku yang tinggal di hutan tersebut, yaitu suku mante yang masih misterius.

Urutan ke 9 – Sumatera Utara

Menurut data Menteri Kehutanan di tahun 2005, Sumatera Utara memiliki luas hutan 3.742.120 hektar. Meski dapat dikatakan Sumatera Utara merupakan provinsi yang ramai, namun ternyata masih memiliki kekayaan hutan yang luas.

Urutan ke 8 – Sumatera Selatan

Luas hutan di provinsi Sumatera Selatan adalah 3.742.327 hektar, sedikit lebih banyak jika dibanding hutan Sumatera Utara. Sumatera Selatan merupakan provinsi penghasil kekayaan perkebunan di Indonesia.

Urutan ke 7 – Sulawesi Tengah

Berdasarkan SK No. 757/KPTS-II/99 jumlah luasan hutan di Sualwesi Tengah adalah 4.394.932 hektar. Hutan di Sulawesi Tengah merupakan hutan terluas dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Sulawesi.

Urutan ke 6 – Maluku dan Maluku Utara

Selain kekayaan laut, Maluku dan Maluku Utara juga memiliki kekayaan hutan yang cukup luas. Hutan di daerah ini terdiri dari hutan alam dan hutan lindung dengan kondisi lebat dan hutan yang masih perawan. Menurut SK No. 415/KTPS-II/99, luasan luasan hutan di Maluku dan Maluku Utara mencapai 7.146.109,00 hektar.

Urutan ke 5 – Kalimantan Barat

Jika dilihat dari peta, Pulau Kalimantan merupakan sebuah pulau besar dimana tampak hijau dan memiliki banyak hutan. Provinsi Kalimantan Barat memiliki hutan hujan tropis yang luas dengan berbagai macam ekosistem hidup di dalamnya. Hutan ini merupakan rumah atau habitat bagi berbagai macam makhluk hidup. Luas hutan di Kalimantan Barat adalah 9.101.760,00 hektar.

Urutan ke 4 – Riau

Riau menempati posisi keempat dalam provinsi di Indonesia yang memiliki hutan terluas. Riau dan Kepulauan Riau memiliki luas hutan 9.456.160,00 hektar. Namun kondisi hutan di provinsi ini kian tahun semakin memprihatinkan. Pembakaran hutan sebagai upaya untuk pembukaan lahan perkebunan sering dilakukan dan berdampak buruk bagi lingkungan, seperti polusi udara.

Urutan ke 3 – Kalimantan Timur

Dengan luas hutan 14.651.053, hektar menjadikan Kalimantan Timur menempati tempat ketiga. Kalimantan Timur juga memiliki kekayaan tambang yang melimpah.

Urutan ke 2 – Kalimantan Tengah

Palangkaraya merupakan ibukota provinsi di Kalimantan Tengah. Provinsi ini memiliki jumlah hutan seluas 15.300.000,00 hektar. Hutan tersebut banyak ditanami tanaman perkebunan yang dikelola oleh berbagai perusahaan.

Ururan ke 1 – Papua

Papua memiliki hutan perawan atau hutan yang sama sekali belum terjamah oleh manusia. Hutan-hutan di daerah Papua juga banyak di huni oleh masyarakat suku dan adat yang dapat hidup berdampingan dengan alam. Papua memiliki luas hutan sekitar 40.546.360,00 hektar yang tergabung dari Papua dan juga Papua Barat. Tentu dengan luas hutan tersebut menjadikan hutan papua merupakan hutan terluas di Indonesia.

Daftar Luas Hutan Provinsi di Indonesia

Berikut ini adalah daftar provinsi di Indonesia beserta luas hutan yang dimiliki berdasarkan Data Statistik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2015.

Referensi: berbagai sumber