Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca di suatu daerah dalam jangka waktu yang panjang. Dapat pula diartikan bahwa iklim merupakan kondisi atmosfer pada kurun waktu tertentu.

Kondisi iklim suatu daerah dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi. Ilmu tersebut dipelajari dalam bidang ilmu klimatologi.

Iklim juga meliputi ukuran rata-rata dan variavel kuantitas dari variabel tertentu seperti suhu / temperatur, curah hujan, dan angin pada kurun waktu tertentu dengan rentang bulanan, tahunan, hingga jutaan tahun.

Kondisi iklim dapat berubah dikarenakan interaksi antar komponen dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, serta faktor lain seperti penggunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil.

Berdasarkan posisi relatif suatu tempat di bumi terhadap garis khatulistiwa, maka iklim dibagi menjadi 4 jenis kawasan, yaitu kawasan tropika (23,5°LU-23,5°LS), subtropika (23,5°LU-40°LU dan 23°LS-40°LS), sedang (40°LU-66,5°LU dan 40°LS-66,5°LS), dan kutub (66,5°LU-90°LU dan 66,5°LS-90°LS).

Berikut ini adalah 4 macam iklim yang ada di bumi:

1. Iklim Tropis

Iklim tropis dapat ditemukan pada daerah di sekitar garis ekuator bumi. Daerah ini terletak di antara garis (23,5°LU-23,5°LS). Negara-negara yang memiliki kondisi tropis antara lain Indonesia, Malaysia, dan negara Asia Tenggara lain.

Selain itu, negara lain yang beriklim tropika yaitu India, Hongkong, Arab Saudi, Brasil, Peru, negara di Amerika Tengah, Nigeria, Madagaskar, Kenya, Kongo, dan lain-lain.

iklim tropis

Iklim tropis terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain iklim hutan hujan tropis yang memiliki kondisi hangat dan hujan sepanjang tahun sehingga terdapat banyak hutan lebat, iklim sabana tropis yang memiliki kondisi kering sehingga kawasan tersebut jarang terdapat hutan, iklim stepa tropis dengan kondisi lebih kering, dan iklim gurun tropis dengan kondisi wilayah yang paling kering.

2. Iklim Subtropis

Iklim subtropis terletak di antara garis 23,5°LU-40°LU dan 23°LS-40°LS. Negara-negara yang memiliki iklim subtropis antara lain Iran, Irak, Nepal, Tiongkok, Jepang, Korea Utara dan Selatan, Afrika Selatan, Mesir, Australia bagian selatan, Chile, Turki, dan lain-lain.

iklim subtropis

Iklim mediterania juga termasuk kedalam iklim subtropis dengan musim panas yang panas dan kering serta musim dingin yang basah namun tidak terlalu dingin. Terdapat pula iklim subtropis yang hangat dan lembab dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang memiliki curah hujan ringan.

3. Iklim Sedang

Iklim sedang berada di wilayah antara garis 40°LU-66,5°LU dan 40°LS-66,5°LS. Negara-negara yang memiliki iklim sedang antara lain Mongolia, Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, Denmark, Italia, Rumania, Ukraina, dan lain-lain.

iklim sedang

Iklim sedang terbagi menjadi 4 iklim, yaitu iklim laut pantai barat dengan kondisi lembab dan mendung pada musim dingin serta kering dan cerah pada musim panas, iklim stepa sejuk dan iklim gurun sejuk dengan kondisi panas dan kering di musim panas dan berangin di musim dingin, serta iklim benua lembab dengan kondisi basah saat musim panas.

4. Iklim Dingin

Iklim dingin umumnya ditemukan pada kawasan yang berada di atas garis 66,5°LU-90°LU dan 66,5°LS-90°LS. Negara-negara yang memiliki iklim dingin, yaitu Denmark, Swedia, Norwegia, Finlandia, Rusia bagian utara, Islandia, Kanada, dan Alaska. Suhu pada musim dingin dalam kondisi yang sangat dingin, sedangkan suhu pada musim panas terasa sejuk.

iklim dingin

Iklim dingin terbagi menjadi 3 iklim, yaitu iklim taiga dengan kondisi sangat dingin pada musim dingin, iklim tundra yang memiliki kondisi dingin sehingga hanya rumput dan lumut yang dapat tumbuh, serta iklim kutub dengan dengan kondisi lingkungan banyak es yang tebal.