Bunga Krokot – Taksonomi, Habitat, Kandungan, Manfaat & Cara Tanam Sebagai Tanaman Hias

Bunga krokot adalah tumbuhan dari keluarga Portulaca. Di Indonesia, jenis bunga ini belum begitu populer, banyak masyarakat awam yang bahkan belum pernah mendengar nama bunga krokot. Padahal dalam keseharian, mereka pernah melihat bunga ini sebelumnya.

Di daerah pedesaan, bunga krokot mawar bisa ditemukan tumbuh liar di pekarangan rumah. Bahkan keberadaannya sering dianggap sebagai gulma atau tanaman yang mengganggu komiditas pertanian.

Bunga krokot mawar memiliki bentuk dan warna sangat indah. Bunga ini juga sangat cocok dijadikan tanaman hias. Terlebih membudidayakan bunga krokot mawar juga tidak terlalu sulit, sehingga bisa menjadi pilihan jenis tanaman dekoratif indoor maupun outdoor.

Taksonomi Krokot

Berikut ini adalah klasifikasi ilmiah tumbuhan krokot secara umum, yaitu:

KerajaanPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoCaryophyllales
FamiliPortulacaceae
GenusPortulaca L.

Habitat Krokot

Tanaman krokot terbagi menjadi 40 hingga 100 spesies. Krokot dapat kita temukan dengan mudah di negara beriklim tropis maupun negara yang memiliki 4 musim. Pada dasarnya, bunga krokot sangat adaptif dan bisa tumbuh di lahan mana pun, sebab tumbuhan ini tidak membutuhkan perawatan ekstra.

tanaman krokot Pixabay

Tumbuhan krokot juga mempunyai beberapa sebutan lain, seperti krukut atau gelang. Kemampuan hidup tanaman ini juga sangat baik dan tidak mudah mati. Karena daya hidupnya yang tinggi membuatnya cocok menjadi tanaman hias karena tidak butuh banyak waktu untuk mengurusnya. Bunga krokot hanya membutuhkan perawatan sederhana untuk tumbuh sempurna.

Di beberapa negara terdapat salah satu spesies bunga krokot, yaitu Portulaca oleracea yang bisa dimakan. Selain itu, beberapa spesies tanaman krokot juga bisa dijadikan makanan untuk ulat, ngengat, dan kupu-kupu.

Kandungan Bunga Krokot

Tanaman krokot ternyata memiliki banyak kandungan yang baik bagi tubuh. Beberapa diantaranya adalah tanin, saponin, magnesium, fosfor, mangan,sodium, zat besi, phospat, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan masih banyak lagi kandungan bermafaat lainnya.

Manfaat Krokot Bagi Kesehatan

Karena kandungan yang dimilikinya, krokot mawar bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Misalnya sebagai anti hipertensi, melancarkan peredaran darah, obat diare, obat disentri, mencegah penyakit ambeien, obat wasir, mencegah infeksi pada saluran kencing, obat cacingan, meringankan gejala penyakit asma, bahan detoks alami, serta memberikan efek relaksasi bagi pikiran.

Selain beragam manfaat yang telah disebutkan diatas, bagian bunga krokot terutama daunnya juga berkhasiat untuk:

1. Penurun Berat Badan

Khasiat krokot ini paling menarik perhatian, terutama bagi para wanita. Tanaman krokot mengandung kalori rendah dan kaya nutrisi. Oleh sebab itu, daun tanaman krokot terutama jenis Gelang Biasa dapat dikonsumsi untuk mendukung program diet.

2. Obat Penyakit Lambung dan Usus

Penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan seperti gangguan pada usus dapat disembuhkan dengan daun krokot. Contohnya adalah penyakit wasir, diare, dan disentri.

3. Mencegah Stroke & Serangan Jantung

Tanaman krokot kaya akan kandungan omega-3. Zat ini sangat baik untuk mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, sehingga mampu menyeimbangkan kadar kolesterol baik di dalam darah. Oleh sebab itu, tanaman krokot diyakini mampu mencegah penyakit stroke dan serangan jantung.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Tanaman krokot kaya akan vitamin A, maka sangat baik untuk kesehatan mata. Krokot dipercaya mampu mencegah penyakit mata seperti katarak, dan mampu mencegah degenerasi makula. Kandungan tanaman krokot dapat menghilangkan radikal bebas yang menyerang sel mata.

5. Vitamin Bagi Kulit

Vitamin A dan vitamin C yang terkandung dalam tanaman krokot sangat baik bagi kesehatan kulit, terutama untuk mencegah penuaan dini, mengurangi keriput, hingga menyembuhkan bekas luka yang ringan. Daun krokot juga memiliki sifat anti inflamasi atau anti peradangan, sehingga dapat digunakan sebagai obat ketika kita tersengat lebah atau serangga lainnya.

6. Menghambat Pertumbuhan Tumor

Biji tanaman krokot juga mempunyao manfaat bagi kesehatan, yaitu dapat menghambat pertumbuhan tumor. Minyak biji krokot mengandung antioksidan dan antiproliferatif juga membuatnya bersifat anti kanker. Namun untuk fungsi ini, masih membutuhkan penelitian ilmiah lebih mendalam.

7. Pertumbuhan Anak

Daun krokot juga baik bagi pertumbuhan anak karena memiliki banyak nutrisi yang baik bagi tubuh, salah satunya adalah omega-3. Kandungan omega-3 dapat mencegah gangguan pada anak-anak dalam masa pertumbuhan. Gangguan yang bisa dicegah antara lain adalah autisme dan ADHD.

Krokot Gelang Biasa

Salah satu jenis tanaman krokot yang banyak ditemukan di Indonesia adalah Gelang Biasa. Tumbuhan ini juga sering disebut sebagai bunga krokot hijau atau Resereyan.

krokot Pixabay

Krokot Gelang Biasa termasuk dalam jenis tanaman tahunan, yaitu dapat hidup dalam jangka waktu lama bahkan setelah mengalami reproduksi. Tanaman krokot hijau mampu hidup hingga lebih dari 2 tahun.

Tinggi tanaman krokot hijau mencapai 50 cm. Tumbuhan ini sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Krokot hijau memiliki batang berwarna merah keunguan dengan ukuran cukup tebal dan gemuk. Daun krokot hijau juga tebal dan seperti memiliki daging.

Daun krokot hijau merupakan daun tunggal yang bentuknya menyerupai bulat telur. Bagian ujung dan pangkal daun tumpul. Tidak runcing seperti bentuk daun kebanyakan.

Sesuai namanya, tanaman gelang biasa atau krokot hijau memiliki bunga berwarna hijau. Mahkota bunga krokot berbentuk jantung. Bagian kepala putiknya berjumlah 3 hingga 5 buah dengan warna putih atau kuning.

Tanaman krokot jenis ini juga memiliki buah yang bentuknya kotak, sedangkan buahnya berwarna hijau dan didalamnya terdapat biji berjumlah banyak. Bijinya berwarna hitam mengkilap berbentuk bulatan-bulatan kecil. Sementara itu, akar krokot adalah jenis akar tunggang, yaitu akar yang besar dan berada di sentral.

Manfaat Krokot Gelang Biasa

Di Amerika Selatan, tanaman krokot jenis gelang biasa seringkali dianggap sebagai rumput liar. Namun ada pula yang menggunakan tanaman gelang biasa sebagai bahan makanan.

sayur krokot Pixabay

Jika diolah tanaman ini mengahsilkan rasa asam dan asin, serta banyak dikonsumsi di negara-negara Eropa, Timur Tengah, Meksiko, dan beberapa kawasan di Asia. Bahkan di Eropa, krokot gelang sengaja dibudidayakan sebagai tanaman sayur.

Selain sebagai bahan makanan, krokot gelang biasa telah diakui WHO sebagai tanaman obat dan menjadi tanaman prioritas di dunia. Gelang biasa telah digunakan di 23 negara sebagai tanaman obat.

Di China, obat berbahan krokot gelang biasa diberi nama ma chi xian. Obat ini diyakini mampu menyembuhkan disentri. Selain itu, ma chia xian juga mempunyai sifat menenangkan dan dapat digunakan sebagai bahan detoks melalui air seni.

Selain itu, tanaman gelang biasa juga bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya, yaitu insektisida untuk lahan pertanian dan perkebunan. Kandungan zat pada krokot gelang biasa sangat ampuh mengusir hama.

Bunga Krokot Sebagai Tanaman Hias

Krokot terbagi menjadi banyak spesies, beberapa diantaranya menghasilkan bunga yang berwarna-warni, seperti bunga krokot putih, merah, merah muda, ungu, kuning oranye, dan lain-lain.

Oleh karena warna-warninya yang beragam inilah, bunga krokot juga bisa dijadikan tanaman hias untuk mempercantik taman kota, rumah kaca, atau ditanam di halaman depan rumah.

Menanam bunga krokot tidak terlalu sulit, sebab bunga krokot termasuk tanaman yang tidak membutuhkan perawatan khusus. Maka dari itu siapapun bisa mencoba menanam bunga krokot.

Cara Menanam Bunga Krokot

Jika tertarik menanam krokot, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan, antara lain:

1. Media Tanam

Untuk media tanam, kita bisa menggunakan pot berbahan plastik polybag atau pot ember dari plastik, bisa juga yang berbahan gerabah. Namun jika untuk digantung, sebaiknya pilihlah pot dari bahan plastik.

Karena ditujukan untuk tanaman hias, maka pilihlah pot berukuran kecil hingga sedang. Ukuran kecil cocok untuk digantung, sementara pot ukuran sedang cocok untuk diletakkan di teras rumah.

2. Tanah

Agar bunga krokot tumbuh subur, gunakan tanah humus untuk mengisi pot. Tanah humus bisa kita dapatkan dengan mudah di toko tanaman hias. Tanah humus mempunyai ciri gembur, sehingga bunga krokot dapat tumbuh dengan baik.

3. Pupuk

Bentuk tanah yang telah diisi di dalam pot pada bagian tengah berlubang, kemudian kita masukkan pupuk organik putih yang umumnya dijual ditoko tanaman hias atau toko pertanian. Dalam 1 pot, isi dengan 1 genggam pupuk, lalu tutup tanah hingga rata kembali dan siram tanah tersebut.

4. Menanam Benih

Beri lubang dibagian tengah pot sedalam 2 cm, lalu isi dengan benih bunga krokot. Tanamlah 1 pot dengan 1-3 biji bunga, kemudian tutup kembali tanah dan siram air secukupnya.

5. Cukup Sinar Matahari

Tanaman krokot dapat tumbuh sempurna jika memperoleh sinar matahari yang cukup. Oleh karena itu, pastikan meletakkan pot di tempat yang terpapar sinar matahari.

6. Penyiraman Teratur

Agar tanaman tumbuh optimal, cukupi kebutuhan airnya dengan menyiram secara rutin. Meski bunga krokot tidak perlu terlalu sering disiram, namun usahakan agar media tanamnya tetap lembab. Jika pot diletakkan di bawah, maka cukup siram 5 hari sekali, sementara jika pot pada posisi digantung, sebaiknya siram sebanyak 3 hari sekali.