Bunga Mawar – Taksonomi, Fakta Unik & Aneka Manfaat

Siapa yang tidak mengenal bunga mawar? Bunga ini adalah bunga paling terkenal di dunia. Flora cantik ini terdiri lebih dari 100 spesies yang tersebar di seluruh dunia, terutama di kawasan sejuk.

Bunga mawar termasuk jenis tanaman semak dari genus Rosa. Pada umumnya, semua spesies mawar memiliki duri.

Kebanyakan orang mengasosiasikan mawar sebagai simbol cinta dan kasih sayang, terutama mawar yang berwarna merah. Selain merah, bunga mawar memiliki berbagai macam warna lain, bentuk, dan ukuran, dimana masing-masing memiliki makna yang berbeda.

Ada pula mawar yang hanya tumbuh tegak, namun ada juga yang tumbuh secara merambat. Oleh sebab itu, pilihan jenis mawar untuk dirawat dapat disesuaikan dengan keinginan orang yang menanamnya.

Taksonomi Mawar

Berikut ini adalah klasifikasi ilmiah tanaman cantik namun memiliki duri pada bagian batangnya, yaitu:

bunga mawar Pixabay
KerajaanPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoRosales
FamiliRosaceae
SubfamiliRosoideae
GenusRosa L.

Fakta Unik Bunga Mawar

Sebagai bunga yang paling populer di seluruh dunia, bunga mawar masih menyimpan fakta unik yang mungkin belum diketahui oleh semua orang. Beberapa keunikan mawar diantaranya adalah:

tanaman mawar Pixabay

1. Salah Satu Bunga Tertua di Dunia

Mawar adalah salah satu bunga tertua di dunia. Penggambarannya telah ada di berbagai karya sastra ataupun karya musik sejak berabad-abad yang lalu.

Sebenarnya hal ini tidak terlalu aneh, karena ditemukan fosil bunga mawar yang umurnya diperkirakan berasal dari 35 juta tahun yang lalu. Namun yang paling mengejutkan, pernah ditemukan mawar yang masih hidup berumur 1.000 tahun. Bunga ini tumbuh di tembok Katedral Hildesheim di Jerman.

2. Bunga Mawar Bisa Dimakan

Menanam mawar di pekarangan rumah sebagai tanaman hias itu sudah biasa, menjadikannya sebagai bunga potong dan diletakkan di dalam vas yang cantik juga sudah hal lumrah. Lalu, bagaimana jika mawar dimakan? Bagi sebagian orang, fakta ini sangat mengejutkan.

Kelopak mawar ternyata dapat dimakan. Selain itu, air mawar yang diperoleh dengan cara merendam kelopak mawar di dalam air juga sering ditambahkan untuk pembuatan jeli dan selai. Beberapa kuliner India dan China juga menggunakan bunga mawar sebagai salah satu bahan masakan.

3. Buah Mawar

Selain dikenal sebagai tumbuhan berbunga, ternyata beberapa jenis mawar juga menghasilkan buah, bentuk buahnya menyerupai buah beri. Warnanya beragam, mulai dari oranye, merah, ungu tua, hingga hitam.

Buah dari tanaman mawar ini mengandung vitamin C yang tinggi. Beberapa orang menggunakan buah mawar untuk campuran cocktail, dikeringkan kemudian dijadikan teh.

4. Makna Aneka Warna Mawar

Hampir setiap orang tahu jika mawar merah melambangkan cinta dan kasih sayang. Namun bunga mawar memiliki banyak warna lain yang masing-masing juga memiliki arti tersendiri.

bunga mawar putih Pixabay

Berikut ini adalah arti dari aneka warna mawar di dunia, antara lain:

  • Merah muda, melambangkan elegan dan keanggunan. Warna ini sangat cocok diberikan pada wanita yang memiliki sisi kelembutan dan sensitivitas tinggi. Selain itu, bunga mawar berwarna merah muda juga mengandung filosofi kekaguman, rasa suka cita dan bersyukur.
  • Kuning, melambangkan pertemanan dan keceriaan serta kegembiraan.
  • Putih, melambangkan kesucian, spiritualitas, dan kepolosan. Selain itu, mawar putih juga memiliki makna lain, yaitu rasa simpati. Oleh karena itulah mawar putih sering terlihat dibawa di acara pemakaman di beberapa negara.
  • Oranye, melambangkan rasa antusias. Mawar ini sangat cocok diberikan pada seseorang yang baru lulus kuliah atau setelah mendapat pekerjaan.
  • Ungu, melambangkan kemegahan, keanggunan, dan keagungan. Warna ungu juga sering digunakan pada kerajaan-kerajaan di Barat.
  • Biru, melambangkan perasaan yang sulit diungkapkan. Akan tetapi, mawar berwarna biru sangat sulit ditemukan, biasanya florist akan menambahkan cairan tertentu pada mawar putih untuk mendapatkan hasil bunga mawar berwarna biru.
  • Hijau, melambangkan kesejahteraan, kesuburan, dan keharmonisan. Mawar hijau juga dapat diartikan sebagai perdamaian dan ketenangan.
  • Krem, memberi kesan anggun. Memberikan bunga mawar berwarna cream artinya kita peduli pada orang yang dihadiahkan, tetapi tanpa ada maksud romantis di baliknya.
  • Peach, melambangkan kemurnian, kepolosan, kesopanan, dan keseriusan.

5. Aroma Wewangian

Sudah bukan rahasia jika ekstrak mawar sering dijadikan bahan dalam pembuatan parfum. Wangi bunga mawar yang harum menjadi favorit banyak orang, terutama kaum hawa. Minyak mawar telah menjadi bagian penting dalam industri parfum selama berabad-abad.

Namun mawar yang dibutuhkan untuk pembuatan minyak mawar ini sangat banyak. Satu gram minyak membutuhkan sekitar 2.000 bunga mawar. Oleh sebab itu, tak heran jika parfum berbahan baku mawar harganya sangat tinggi.

6. Mawar Termahal

Beberapa jenis mawar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari jenis bunga lainnya. Misalnya variasi bunga mawar yang dibudidayakan oleh seorang pembudidaya mawar ternama bernama David Austin.

mawar kuning Pixabay

Ia telah menghabiskan waktu selama 15 tahun dan menghabiskan dana sebesar $5 juta untuk mengembangkan jenis mawar ini. David menamakannya sebagai Juliet. Di tahun 2006, bunga mawar Juliet terjual dengan harga $15,8 juta. Menjadikan mawar Juliet sebagai variasi mawar yang paling mahal di dunia.

7. Tidak Ada Mawar Hitam

Dari semua warna, tidak ada jenis mawar yang menghasilkan bunga berwarna hitam. Meskipun ada variasi bunga mawar hitam seperti The Black Rose of Turkey yang warnanya tampak hitam akan tetapi sebenarnya warna ini cenderung berwarna kemerahan yang sangat tua.

8. Kalung Zaman Romawi

Sejak jaman dulu, bunga mawar dianggap sebagai bunga yang cantik. Di masa kejayaan Romawi, mawar sering digunakan sebagai dekorasi kamar. Terkadang bunga ini juga dirangkai dan digunakan sebagai kalung.

9. Taman Bunga Mawar Pribadi Terbesar

Taman bunga pribadi yang dipenuhi tanaman mawar terdapat di Cavriglia, Italia. Taman ini ditumbhi sekitar 7.500 variasi bunga mawar yang berbeda-beda.

Manfaat Bunga Mawar

Mawar adalah salah satu bunga yang paling tua di dunia. Oleh sebab itu, bunga mawar juga menjadi salah satu bunga yang banyak dimanfaatkan manusia untuk berbagai hal. Beberapa penggunaanya antara lain:

buah mawar Pixabay

1. Tanaman Hias

Sebagian besar bunga mawar yang digunakan untuk tanaman hias adalah hasil hybrid yang dibiakkan untuk diambil bunganya. Beberapa spesies dikembangkan karena aromanya yang wangi, seperti Rosa glauca dan Rosa rubiginosa.

Kemudian ada juga yang dikembangkan karena bentuknya yang indah, seperti Rosa sericea, serta ada yang untuk dimanfaatkan buahnya, seperti Rosa moyesii.

Bunga mawar sebagai tanaman hias telah dibudidayakan selama berabad-abad. Menurut sejarah, manfaat sebagai tanaman hias paling awal dilakukan sejak tahun 500 SM di beberapa negara Mediterania, Persia, dan China. Diperkirakan ada sekitar 30 hingga 35.000 hybrid dan kultivar mawar yang digunakan sebagai tanaman hias.

2. Bunga Potong

Bunga mawar adalah salah satu bunga yang populer untuk bunga potong. Kebanyakan bunganya dipotong ketika masih berbentuk tunas, kemudian disimpan di mesin pendingin hingga siap diperjualbelikan.

Di negara-negara beriklim sedang, bunga mawar biasanya dibudidayakan di dalam rumah kaca. Sementara di negara yang hangat, mawar dikembangkan dengan cara tertutup agar tidak terganggu oleh cuaca ataupun hama. Beberapa negara tropis juga membudidayakan bunga ini dan bahkan mengekspor ke beberapa negara di dunia.

3. Parfum

Minyak wangi dari bunga mawar terbuat dari ekstrasi mawar. Ada pula air mawar yang bisa dimanfaatkan untuk memasak, produk kecantikan, obat-obatan, dan untuk upacara keagamaan. Teknik produksinya berasal dari Persia, kemudian disebarkan ke Arab dan India.

Di Bulgaria, Iran, dan Jerman, para produsen menggunakan mawar damask atau Rosa x damascena Trigintipetala. Sementara di negara-negara lain, bunga mawar yang umumnya digunakan adalah Rosa x centifolia.

Minyak mawar tidak memiliki warna alias bening atau transparan. Namun ada juga yang berwarna kekuningan yang sangat pucat, atau kuning keabuan. Dibutuhkan sekitar 2.000 bunga mawar untuk bisa menghasilkan 1 gram minyak.

4. Makanan dan Minuman

Bunga mawar menghasilkan buah yang dalam bahasa Inggris biasa disebut rose hip, rose haw, atau rose hep. Buah ini tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi pada tanaman. Namun, rose hip bisa diolah menjadi makanan dan minuman, misalnya dibuat menjadi selai, jeli, marmalade, dan sup.

Untuk olahan minuman, rose hip dapat dijadikan teh. Biji mawar kaya akan kandungan vitamin C. Selain itu, ada juga yang memeras dan menyaring rose hip untuk dijadikan sirup. Kemudian juga dapat diambil minyaknya untuk kemudian diolah menjadi produk perawatan kulit dan make up.

Air mawar mempunyai rasa yang sangat khas. Air ini banyak dimanfaatkan di Timur Tengah, Persia, dan Asia Selatan untuk sajian kuliner, terutama untuk makanan manis seperti baklava, nougat, barfi, halva, gulab jamun, kanafeh, gumdrops, dan Turkish delight. Sementara di Prancis, penggunaan bunga mawar untuk kuliner dimanfaatkan sebagai sirup.

Bunga mawar biasanya digunakan untuk menambah rasa atau aroma pada makanan. Ada pula yang mengolah kelopak mawar menjadi permen.

5. Obat-Obatan

Buah tanaman mawar yang bernama rose hip kaya akan vitamin C. Buah ini dapat digunakan sebagai suplemen makanan. Secara herbal, banyak jenis bunga mawar yang diolah menjadi obat-obatan tradisional. Jenis Rosa chinesis telah lama digunakan sebagai obat herbal tradisional China.

6. Kesenian

Dengan sejarahnya yang sangat panjang, maka wajar jika bunga mawar muncul di banyak karya seni. Sering kali bunga mawar digunakan sebagai simbol dalam lukisan. Pada masa Yunani Kuno, mawar sering digunakan untuk menggambarkam dewi Aphrodite, yaitu dewi kecantikan dan keindahan.

Dalam Iliad, sebuah puisi dari masa Yunani Kuno, digambarkan Aphrodite melindungi tubuh Hector dengan menggunakan minyak mawar yang abadi. Penulis dan penjelajah asal Yunani, Pausanias menggambarkan bahwa bunga mawar berwarna merah karena Aphrodite terluka karena duri mawar yang tajam. Maka dari itu bunganya berwarna merah.

Dalam novel Roma dalam berbahasa Latin berjudul The Golden Ass karya Apuleius juga terdapat bunga mawar. Dewi Isis memerintahkan karakter utamanya, Lucius yang telah bertransformasi menjadi keledai untuk memakan kelopak mawar yang ada di mahkota seorang pendeta. Hal ini adalah salah satu prosesi keagamaan agar Lucius dapat menambah sisi kemanusiaannya.

Kemudian di masa Kristenisasi Kekaisaran Romawi, bunga mawar dikaitkan dengan Bunda Maria. Warna mawar dan jumlah yang diterima memiliki arti simbolis. Hal ini kemudian mengarah kepada pembuatan rosario.

Bunga mawar menjadi subyek yang sangat difavoritkan dalam seni. Sering kali mawar muncul di lukisan, ilustrasi, puisi bunga, ataupun ornamen, dan elemen-elemen arsitektur. Pelukis yang terkenal dengan lukisan mawarnya adalah Pierre-Joseph Redoute dari Belgia dan Henri Fantin-Latour.