Burung Kolibri – Taksonomi, Morfologi, Makanan, Reproduksi & Fakta Unik

5/5 - (1 vote)

Burung kolibri merupakan salah satu burung terkecil di dunia. Burung yang berasal dari kawasan Amerika Utara dan Amerika Selatan ini terbagi menjadi lebih dari 300 spesies. Burung mini dengan bentuk lucu ini merupakan salah satu jenis pekicau yang menarik.

Burung berukuran mungil ini hanya memiliki panjang tubuh sekitar 6,4 cm dengan berat 6 gram. Bahkan untuk jenis terkecilnya, yakni Kolibri Lebah (Mellisuga helenae) hanya berukuran sepanjang 5,7 cm dengan bobot 1,6 gram. Dengan ukuran tubuh tersebut, besaran telurnya pun hanya sebesar kacang polong.

Seekor burung kolibri mempunyai sekitar seribu helai bulu dengan warna yang beragam. Saat kolibri bergerak, warna bulu tersebut terlihat seperti minyak yang ada di atas air. Burung yang dapat menggerakkan sayapnya secara cepat ini juga berkerabat dekan dengan spesies burung madu yang berasal dari Pantai Timur Afrika.

Taksonomi

Meski memiliki kedekatan kekerabatan dengan burung madu dari Pantai Timur Afrika, tidak membuat keduanya berasal dari famili burung yang sama. Kemiripan dua burung tersebut terbentuk karena adanya proses evolusi konvergen.

Evolusi konvergen adalah proses adaptasi organisme yang tidak saling berhubungan dan mengalami evolusi ciri sehingga mirip sebagai hasil adaptasi terhadap lingkungan

Berikut ini taksonomi lengkap burung kolibri, yaitu:

KerajaanAnimalia
OrdoApodiformes
FamiliTrochilidae
SubfamiliPhaethornithinae, Trochilinae

Morfologi

Ukuran dan bentuk burung kolibri berbeda-beda tergantung dari spesiesnya. Ada burung kolibri dengan bulu yang terdiri dari satu warna serta ada pula dengan bulu kombinasi warna-warni. Contoh kolibri dengan aneka warna adalah kolibri sepah raja.

baca juga:  Burung Cendrawasih - Taksonomi, Habitat, Sebaran Populasi & 21 Jenis Bidadari Papua
kolibri Pixabay

Semakin kecil ukuran tubuhnya, maka semakin cepat kepakan sayap burung mungil ini. Sayapnya mampu mengepak sebanyak 15 sampai 80 dalam satu detik. Berbeda dengan unggas seperti ayam, kolibri merupakan satwa yang sangat handal untuk urusan terbang.

Burung dengan aneka warna bulu indah dapat bergerak ke atas dan ke bawah dengan kecepatan mengagumkan. Gerakan ini bahkan sulit untuk dilakukan jenis burung lainnya.

Manuver terbangnya dapat dilakukan di tempat yang sama selama beberapa menit. Kolibri dapat terbang dengan gerakan mundur, ke samping, ke atas, hingga ke bawah. Dalam sekejap, burung dengan sayap lentur ini dapat berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya.

Selain memiliki kemampuan terbang mengagumkan, proporsi organ dalamnya juga menarik. Burung kolobri mempunyai ukuran hati besar untuk ukuran tubuh kecil yang dimilikinya. Detak jantungnya bahkan mencapai 1000 kali detak per menit ketika sedang terbang di udara. Sedangkan pada saat tidur, kecepatan detak jantungnya mencapai 200 detak per menit.

Makanan Kolibri

Makanan utama burung kolibri adalah nektar bunga. Dengan memakan nektar, kolibri mendapatkan asupan energi dengan kalori tinggi. Energi tersebut berguna untuk menunjang gerakannya yang super cepat.

Kolibri makan dengan cara memasukkan paruhnya ke dalam kelopak bunga kemudian menjilati nektar yang ada di dalamnya. Seolah terburu-buru, burung ini makan dengan kecepatan mengagumkan, yaitu 10 sampai 15 jilatan perdetik.

Dalam varietas yang lain, kolibri mendapatkan makanan dengan cara berbeda, yaitu mengebor pangkal bunga hingga menembus ke dalam lalu menyisipkan paruhnya untuk menghisap madu. Dengan cara ini, kolibri juga membantu proses penyerbukan bunga karena serbuk akan terbawa oleh tubuh kolibri dan terjatuh ke bunga lain.

baca juga:  Cucak Ijo - Taksonomi, Morfologi, Habitat, Reproduksi, Jenis & Konservasi

Selain nektar sebagai pakan utamanya, kroto dan ulat bisa menjadi makanan alternatif burung mungil ini. Multivitamin seperti susu kental manis (merk apapun) juga bisa diberikan kepada burung dengan paruh lancip ini saat dipelihara.

Reproduksi

Pada musim kawin, kolibri jantan akan mendekati betina dengan cara terbang mondar-mandir di sekitarnya, kemudian melakukan kicauan. Pada beberapa jenis kolibri akan mengeluarkan nyanyian merdu dengan suara nyaring yang mengagumkan.

Sementara itu, burung kolibri betina akan menarik perhatian pejantan dengan terbang berkelompok dengan kecepatan tinggi. Setelah melakukan aksi tersebut, Betina kemudian berakrobat di udara layaknya pesawat jet.

Telur burung kolibri berwarna putih bersih tanpa ada bercak apapun. Sarangnya terbuat dari bulu halus tanaman atau dapat terikat pada jaring laba-laba. Di sisi luar sarang biasanya terdapat lumut kerak dan sedikit lumut daun untuk mengelabui predator.

Fakta Unik Kolibri

Selain mengonsumsi nektar dan ulat, burung kolibri juga memiliki sejumlah fakta mengagumkan untuk diketahui. Fakta tersebut meliputi bagaimana mereka mengepakkan sayapnya, cara terbang, dan masih banyak lagi.

hummingbird Pixabay

1. Kepak Sayap Burung Kolibri

Dengan tubuh kecilnya, kolibri mampu mengepakkan sayap dengan sangat cepat antara 12 sampai 80 kepakan per detik. Ketika musim kawin tiba, seekor kolibri berleher rubi (Archilocus Colubris) mampu mengepakkan sayapnya sampai 200 kepakan setiap detiknya. Kecepataan tersebut tentu sangat mengagumkan.

Seorang bernama Christopher Clark melakukan sebuah penelitian di Universitas California untuk mengukur kecepatan Kolibri betina. Ia memotret menggunakan kamera super cepat yang dapat menangkap setiap gerakan dari burung kecil ini. Hasilnya, ia mendapatkan 500 gambar berbeda hanya dalam waktu satu detik.

baca juga:  Pohon Serut - Taksonomi, Habitat, Ciri, Jenis, Keunikan & Favorit Bonsai

Kecepatan kepakan sayapnya ini yang membuat burung kolibri disebut Hummingbird dalam bahasa Inggris. Dinamakan demikian karena kepakan sayapnya menimbulkan bunyi dengung “hummm” seperti suara nyamuk.

2. Penerbang Tangguh

Saat masa migrasi, jenis kolibri rufus (Selaphorus rufus) dapat terbang sejauh 3000 mil atau sekitar 4.800 km dari Alaska dan Kanada menuju ke Meksiko. Selain itu, kolibri berleher rubi juga harus menempuh perjalanan 500 mil untuk menyebrangi Teluk Meksiko tanpa henti.

3. Burung Bernyali

Walaupun tubuhnya kecil, mental burung kolibri tidak bisa diremehkan. Dengan kebiasaan hidupnya yang terpisah sesuai teritori masing-masing, mereka tidak akan segan untuk menyerang burung lain yang masuk ke dalam wilayah kekuasaannya.

Burung yang mengganggu tak hanya dari spesies sama, melainkan dari berbagai spesies lainnya. Kolibri bahkan bisa melawan elang dan gagak yang masuk daerah teritorinya tanpa rasa takut meskipun secara ukuran tubuh jauh lebih kecil.

4. Suka Bermigrasi

Burung yang umurnya mencapai 3 sampai 4 tahun ini merupakan penerbang ulung. Buktinya mereka sangat suka bermigrasi serta mengembara dengan jarak sangat jauh. Migrasi dan pengembaraan burung mungil ini bertujuan untuk mencari tempat bertelur yang nyaman. Setidaknya terdapat 16 spesies kolibri yang ada dan berkembang biak di kawasan Amerika Serikat.