Hari Anak Universal – 20 November – Kehidupan Layak Untuk Masa Depan

5/5 - (1 vote)

Sebagian dari kita mungkin jika Hari Anak diperingati setiap 1 Juni. Akan tetapi ada satu lagi hari peringatan terkait anak, yaitu Hari Anak Universal yang diperingati setiap 20 November.

Peringatan ini dirayakan di seluruh negara, meskipun ada beberapa negara yang memiliki jadwal peringatan hari anak tersendiri. Misalnya di Indonesia, dimana Hari Anak Nasional diperingati pada 23 Juli. Akan tetapi tanggal 20 November merupakan perayaan resmi yang ditetapkan oleh PBB.

Hari Anak Universal pertama kali digagas pada tahun 1925, tepatnya saat Konferensi Kesejahteraan Anak Dunia di Jenewa, Swiss. Sejak tahun 1950, beberapa negara merayakan Hari Anak pada tanggal 1 Juni. PBB kemudian memilih tanggal 20 November untuk mengingat Deklarasi Hak-Hak Anak yang dilakukan dalam majelis Umum PBB pada tanggal 20 November 1959.

Sejarah Hari Anak Universal

Hari Anak sebenarnya telah lama diperingati, meskipun belum dibentuk secara resmi. Kampanye ini pertama kali diselenggarakan pada hari Minggu kedua di bulan Juni pada 1857 oleh Pendeta Dr. Charles Leonard.

hari anak universal brainfeedmagazine.com

Ia adalah seorang pastor di gereja Universalist di Redeemer, Chelsea, Massachusetts, Amerika Serikat. Pendeta Leonard menggelar upacara yang khusus didedikasikan untuk anak-anak. Ia menamakannya sebagai Rose Day atau Hari Bunga Mawar. Selanjutnya nama ini diubah menjadi Hari Minggu Berbunga dan setelah itu menjadi Hari Anak.

baca juga:  Hari Anak Nasional - 23 Juli - Harapan di Masa Depan!

Negara yang pertama kali meresmikan peringatan Hari Anak adalah Republik Turki. Perayaan perdana dilakukan pada tahun 1920. Turki bahkan menjadikan hari ini sebagai hari libur nasional yang jatuh tepat di tanggal 23 April.

Sejak tahun 1920, hari tersebut diperingati secara nasional. Promosi melalui media dilakukan oleh banyak pemerintah. Di awal perayaannya, hari ini dipromosikan melalui surat kabar.

Namun hari Anak di Turki baru mendapat konfirmasi secara resmi pada tahun 1929. Hari ini secara khusus diresmikan oleh pendiri negara sekaligus Presiden Republik Turki kala itu, Mustafa Kemal Ataturk.

Hari Anak Secara Global

Peringatan Hari Anak secara global pertama kali digagas pada tahun 1925, tepatnya pada Konferensi Kesejahteraan Anak Dunia di Jenewa, Swiss. Beberapa tahun setelahnya, tepatnya pada tanggal 4 November 1949, Federasi Wanita Demokrasi Internasional mengumumkan peringatan Hari Perlindungan Anak Internasional di Moskow. Lalu pada tahun 1950, tanggal 1 November diperingati sebagai Hari Anak oleh beberapa negara komunis dan pasca komunis.

tawa anak desa Pixabay

Tahun 1954, Inggris mengusulkan agar dibentuk Hari Anak yang diperingati secara universal. Kenapa harus universal? Karena aksi untuk mendidik anak dengan cara yang tepat, melindungi, dan memenuhi kebutuhan anak-anak harus dilakukan di semua negara di dunia tanpa terkecuali. Dengan begitu akan tercipta lingkungan yang lebih baik dan kesejahteraan anak bisa terwujud.

Selanjutnya pada tanggal 20 November 1959, PBB akhirnya meresmikan tanggal 20 November sebagai Hari Anak Universal pada Majelis Umum PBB. Pada hari itu juga disusun Deklarasi Hak-Hak Anak.

baca juga:  Adaptasi - Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Lengkap

Isu di Hari Anak Universal

Tak dapat dipungkiri permasalahan yang melibatkan anak-anak masih banyak terjadi di seluruh dunia. Anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan akses kesehatan, tempat tinggal yang layak, dan pendidikan dasar. Namun pada kenyataannya masih banyak anak-anak yang tidak mendapatkan hak-hak dasar tersebut.

Kemiskinan pada umumnya menjadi sumber masalah utama. Jangankan bersekolah, untuk tinggal, makan, dan membersihkan diri secara layak pun mereka tidak bisa. Belum lagi anak-anak yang terpaksa tinggal di daerah konflik, entah karena terlahir disana atau mengikuti orang tua mereka yang berkonflik.

Inilah yang berusaha disuarakan oleh PBB, agar anak-anak bisa terbebas dari masalah yang tidak seharusnya mereka dapat. Diharapkan ke depan semua anak di dunia mendapatkan hak mereka secara penuh.

Industrial Engineer, Civil Servant, Entrepreuner & Writer.