Hari Emisi Nol – 21 September

3.3/5 - (3 votes)

Emisi adalah gas buang yang contohnya dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, seperti batubara, gas alam dan minyak yang dilepaskan ke udara. Dampak emisi ialah pencemaran lingkungan sehingga berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan.

Oleh karena bahaya tersebut, diselenggarakanlah Hari Emisi Nol setiap 21 September yang bertujuan untuk menekan jumlah gas buah secara global. Hari Emisi Nol atau Zero Emission Day (ZE Day) adalah kampanye khusus untuk menakan penggunaan bahan bakar fosil.

Meski hanya diperingati pada tanggal 21 September, namun masyarakat dunia dihimbau untuk menerapkan kesadaran ini pada hari-hari lainnya.

Latar Belakang Hari Emisi Nol

Dengan semakin berkembangnya teknologi dari tahun ke tahun, penggunaan bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin meningkat. Bahan bakar tersebut digunakan untuk alat transportasi, mesin industri, dan lain-lain. Meski banyak alternatif sumber energi lain, namun pada kenyataannya jenis bahan bakar fosil masih menempati posisi teratas.

negara penghasil emisi dan terdampak visme.co

Sumber energi tersebut memiliki jumlah terbatas dan tidak bisa diperbaharui, oleh sebab itu para pecinta lingkungan hidup merasa perlunya dibuat hari khusus untuk menyadarkan masyarakat dunia.

Sejarah Hari Emisi Nol

Peringatan ini pertama kali digagas oleh seorang desainer grafis bernama Ken Wallace yang bekerja di Sealevel Special Projects di Halifax, Kanada. Ketika Ken berjalan-jalan dengan bayinya, ia menyadari polusi yang dihasilkan dari lalu lintas yang dapat membahayakan bayinya.

baca juga:  Komponen Biotik - Pengertian, Peran & Fungsi, serta Contoh

20 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 21 Maret 2008, perusahaan Ken Wallace menggagas ditetapkannya tanggal 21 September sebagai hari moratorium global konsumsi bahan bakar fosil. Melalui gagasannya tersebut, Ken Wallace berpandangan untuk memberikan 1 hari dalam setahun untuk bumi bisa “beristirahat”.

Kenapa dipilih tanggal 21 September? Karena tanggal tersebut adalah saat matahari melewati khatulistiwa sehingga waktu siang dan malam sama panjangnya. Alasan yang kedua adalah karena tanggal 21 September juga merupakan Hari Perdamaian Internasional.

Kegiatan Pada Hari Emisi Nol?

Agar bumi memperoleh 1 hari istirahat dalam setahun, diharapkan seluruh warga dunia tidak menggunakan bahan bakar minyak, gas, atau batu bara pada tanggal 21 September.

zero emissions day Twitter @cnntech

Selain itu, masyarakat juga dapat berperan aktif dengan mengurangi atau meniadakan penggunaan listrik yang energinya bersumber dari bahan bakar fosil. Meski demikian, pelayanan penting dan darurat tetap beroperasi seperti biasa dan diperbolehkan menggunakan bahan bakar fosil.

Peran Aktif di Kampanye Hari Emisi Nasional

Harapan serta tujuan dari kampanye ini ialah agar masyarakat dunia berperan aktif dalam merayakan Hari Emisi Nasional. Bentuk keikutsertaan masyarakat dapat diwujudkan dalam banyak hal, misalnya:

  1. Berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi publik pada kegiatan sehari-hari
  2. Mengurangi penggunaan listrik dengan cara tidur lebih awal dan membuat sistem pencahayaan maksimal di tempat tinggal
  3. Mengonsumsi makanan yang tidak dimasak namun tetap diolah secara sehat
baca juga:  Cara Membersihkan Sampah di Laut, Alat Ini Bisa Tampung 80 Ribu Ton!