Apakah Ikan Tidur? Kenali Ikan Diurnal dan Nokturnal Berikut Ini

4/5 - (4 votes)

Apakah ikan tidur? Mungkin pertanyaan ini sering diajukan dan membuat penasaran, karena ikan tidak pernah memejamkan matanya. Mata ikan berbeda dengan hewan lain, misalnya mamalia atau burung yang saat tidur akan menutup matanya seperti manusia.

Pada saat tidur, aktivitas otak mamalia dan burung juga berkurang. Sedangkan pada ikan, organ matanya tidak memiliki kelopak maupun neokorteks, sehingga sulit mendeteksi apakah ikan tidur atau tidak.

Ikan yang terus menggerakkan insangnya untuk bernafas diduga tidak pernah tidur. Akan tetapi, pada jenis ikan tertentu membutuhkan waktu tidur. Kondisi ini bisa dilihat dari tidak adanya respon atau gerakan dari ikan pada waktu tertentu.

Contohnya adalah ikan hogfish dan wrasse yang bisa diangkat menggunakan tangan ke permukaan air tanpa respon apa pun saat ikan ini tidur. Beberapa jenis ikan memiliki pola tidur yang tetap, namun pola tidur ini dapat berubah, misalnya saat ikan melakukan migrasi, masa bertelur, atau mengasuh anakan.

Ikan Diurnal dan Nokturnal

Berdasarkan waktunya, keaktifan ikan dapat dibagi menjadi 2, yaitu ikan diurnal dan nokturnal. Ikan diurnal adalah jenis ikan yang melakukan berbagai kegiatan secara aktif di siang hari. Ikan diurnal lebih peka terhadap cahaya terang, sehingga lebih menyukai beraktivitas saat terang.

baca juga:  Pulau Sangalaki - Berjumpa Ikan Pari Manta dan Penyu Hijau

Sementara itu, ikan yang lebih aktif di malam hari disebut ikan nokturnal. Jenis ikan ini lebih sensitif terhadap cahaya gelap, sehingga lebih nyaman melakukan berbagai hal di malam hari.

Contoh Ikan Diurnal

Ikan diurnal dapat ditemukan di berbagai jenis perairan, meliputi air tawar, payau, maupun laut. Berikut ini adalah beberapa contoh ikan diurnal, antara lain:

ikan diurnal ikanesia.id

1. Ikan Mas

Ikan mas merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ikan ini bisa dijadikan ikan konsumsi maupun ikan hias peliharaan. Ikan mas adalah jenis ikan diurnal karena sebagian besar kegiatannya dilakukan pada siang hari saat cahaya terang.

2. Ikan Nila

Ikan nila pertama kali diperkenalkan dari benua Afrika, tepatnya Afrika bagian timur. Nila adalah ikan air tawar. Sejak tahun 1969, ikan nila mulai populer dipelihara di kolam air tawar di Indonesia. Nila juga termasuk jenis ikan yang sangat aktif di siang hari.

3. Ikan Bawal

Ikan yang sering menjadi target pemancing ini merupakan ikan air tawar dengan sifat predator. Tidak hanya berasal dari Indonesia, bawal juga bisa ditemukan di Hawaii. Ikan ini aktif di siang hari dan hidup secara berkelompok atau membentuk koloni.

4. Ikan Gurami

Di Asia Tenggara dan Asia Selatan, ikan gurami adalah jenis ikan air tawar yang sangat digemari untuk konsumsi. Di beberapa negara lain, gurami juga dijadikan ikan peliharaan di akuarium.

baca juga:  Aneka Jenis Ikan Molly Cantik Untuk Peliharaan Aquarium

Ikan gurami umumnya hidup secara liar di sungai dan rawa berair tawar. Tetapi ikan gurami juga bisa bertahan hidup di air payau. Gurami lebih aktif saat cahaya terang juga termasuk jenis ikan diurnal.

Contoh Ikan Nokturnal

Dilihat dari ciri-ciri fisiknya, ikan nokturnal cenderung memiliki mata berukuran besar. Kebanyakan ikan nokturnal lebih suka hidup sendiri daripada berkoloni.

ikan nokturnal

Meski kebanyakan merupakan ikan air laut, tapi ada juga ikan nokturnal yang hidup di air tawar. Beberapa ikan yang aktif di malam hari contohnya adalah:

1. Ikan Kakap

Jenis kakap sangat variatif dan tidak semuanya bersifat nokturnal. Tetapi beberapa jenis kakap memang hanya aktif di malam hari. Di malam hari, ikan ini akan mencari makanan. Beberapa hewan air yang menjadi mangsa kakap adalah krustasea atau udang-udangan dan berbagai jenis ikan kecil.

2. Ikan Lele

Ikan lele adalah ikan air tawar dengan kemampuan adaptasi sangat baik di air keruh atau berlumpur. Di siang hari, lele cenderung lebih sering bersembunyi dengan mencari tempat gelap.

Biasanya lele akan menempati sela bebatuan atau di balik tumbuhan air. Sementara di malam hari, ikan lele akan aktif bergerak. Oleh sebab itu, ikan lele termasuk ke dalam jenis ikan nokturnal.

3. Ikan Wolf Fish

Wolf fish adalah ikan air tawar yang bentuknya hampir sama dengan ikan lele, namun tidak memiliki kumis dan ukurannya lebih besar. Panjang ikan wolf fish bisa mencapai 120 cm, sementara bobot tubuhnya mencapai 40 kg.

baca juga:  10 Sungai Terpanjang di Benua Eropa, Foto & Penjelasan

Warna ikan wolf fish abu-abu hampir sama seperti batu kali. Inilah yang membuat ikan wolf fish sangat mudah mengelabui mangsanya, terutama di malam hari.

4. Ikan Palmas

Ikan ini juga sering disebut sebagai ikan polypterus. Sebenarnya polypterus adalah nama genusnya. Palmas termasuk ikan yang sangat tua karena telah ada sejak masa prasejarah.

Jenis ikan palmas sanga beragam, misalnya orna, tali, dan sanagelus. Bentuk tubuhnya berbeda-beda tergantung jenisnya. Namun ciri umumnya adalah bentuk tubuh yang sekilas mirip seperti belut laut. Ikan palmas sangat aktif di malam hari, baik itu mencari makanan ataupun kegiatan lainnya.