Ikan Tenggiri – Taksonomi, Morfologi, Sifat, Habitat, Sebaran & Manfaat

3.7/5 - (8 votes)

Ikan tenggiri yang juga dikenal sebagai golongan ikan pelagis merupakan jenis ikan berdaging putih yang populer di kalangan masyarakat. Ikan dengan nama ilmiah Scomberomorini ini memiliki rasa dan bau yang khas jika diolah menjadi kuliner.

Tenggiri masih berkerabat dekat dengan ikan tuna, ikan tongkol, dan ikan kembung, yaitu kelompok ikan Spanish mackerel. Di beberapa tempat, ikan tenggiri mempunyai nama berbeda sesuai daerahnya masing-masing. Di India, tenggiri dikenal dengan sebutan ikan anjai. Berbeda halnya dengan orang Thailand yang mengenal tenggiri sebagai ikan thuinsi.

Ikan tenggiri banyak ditemukan di perairan beriklim sedang dan tropis, namun sebagian besar ditemukan di sepanjang pantai atau laut lepas. Sementara di Indonesia sendiri, ikan ini paling banyak ditemukan di kawasan Gorontalo.

Tenggiri dapat tumbuh mencapai panjang 240 cm dengan berat sekitar 70 kilogram. Rata-rata, ikan ini dianggap telah dewasa setelah melewati rentang waktu hidup dua tahun atau ketika panjang tubuhnya melebihi 82 cm. Biasanya, ikan tenggiri betina badannya lebih besar dan usianya pun lebih panjang daripada tenggiri jantan. Secara umum, tenggiri betina mampu bertahan hidup hingga 11 tahun.

Taksonomi

Ikan tenggiri dibagi menjadi dua jenis berbeda, yaitu tenggiri berdaging merah dan tenggiri berdaging putih. Menariknya, jenis ikan ini kaya lemak, vitamin, dan glikogen yang bermanfaat sebagai sumber energi cadangan bagi tubuh.

Berikut adalah klasifikasi ilmiah tenggiri, yaitu:

baca juga:  Bioflok - Sistem Budidaya Perikanan Lele & Nila
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasActinopterygii
OrdoPerciformes
FamiliScombridae
GenusScomberomorus
SpesiesScomberomorus commerson

Morfologi

Menurut pengaamtan para ahli , ikan tenggiri memiliki morfologi tubuh yang unik. Pada bagian samping tubuhnya terdapat garis lateral memanjang mulai dari ujung insang hingga akhir sirip dorsal kedua. Selain itu, pada bagian punggungnya terdapat warna khas biru kehijauan.

tenggiri fishfiles.com.au

Garis di bagian samping tubuh ikan tenggiri menjadi keunikan yang tidak dimiliki oleh ikan sejenis. Secara umum, tenggiri bertubuh memanjang, pipih, dan tidak bersisik kecuali pada gurat sisinya.

Moncongnya bentuknya sedikit runcing dengan mulut lebar dan gigi tajam nan kuat pada bagian rahang atas maupun bawah. Ikan tenggiri memiliki moncong yang lebih pendek dibandingkan dengan sisi kepala bagian belakang.

Ikan ini mempunyai dua sirip punggung yang posisinya berdekatan dengan bagian depan yang disokong oleh jari-jari keras berjumlah sekitar 16 buah. Sementara di bagian belakang disokong oleh 4 jari-jari keras dan 14 jari-jari lunak.

Bagian sirip duburnya sama besar dengan sirip punggung yang ada di bagian belakang. Sementara pada bagian belakang terdapat sirip tambahan berjumlah 10 buah. Sirip ekor ikan tenggiri bercagak dua dan berlekuk dengan kedua ujung sirip berukuran panjang.

Karakteristik

Ikan tenggiri merupakan ikan dengan sifat rakus saat makan dan lebih suka menyendiri daripada hidup bergerombol dengan kawanannya. Makanan favorit ikan ini adalah ikan-ikan kecil, seperti anchovy atau ikan haring karena tenggiri masuk dalam golongan hewan karnivora. Selain itu, tenggiri juga sangat suka memakan hewan-hewan kecil lain, seperti udang dan cumi-cumi.

Sebagai ikan pemburu yang handal, tenggiri tak pernah melepaskan pandangannya dari ikan-ikan kecil yang menjadi santapan utamanya. Ikan-ikan kecil semacam selar, ikan kembung dan como biasanya hidup di daerah berkarang dan dangkal.

baca juga:  Ikan Pari - Taksonomi, Morfologi, Perilaku, Habitat & 10 Jenisnya

Ketika ikan tenggiri mulai beranjak besar, ikan ini bukan hanya tinggal di terumbu karang dangkal sesuai habitat sumber pangannya, tetapi juga pergi hingga ke tengah lautan untuk memburu ikan jenis lainnya.

Umumnya, ikan tenggiri dewasa lebih memilih untuk hidup secara soliter ketika berburu. Tak jarang pula, tenggiri harus rela bersaing dengan ikan pelagis besar, seperti marlin hingga barakuda. Jadi jangan heran, jika umpan pemancing trolin di lautan juga sering dimakan oleh tenggiri.

Habitat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tenggiri adalah jenis ikan yang sangat menyukai kawasan laut dangkal. Bagian-bagian perairan tempat bertumbuhnya karang adalah habitat paling cocok bagi ikan tenggiri. Selain itu, perairan dengan salinitas rendah dan kekeruhan tinggi pun sangat disukai oleh ikan ini.

ikan tenggiri greatdaysoutdoors.com

Ikan tenggiri mampu menetap di suatu habitat meski terkadang bermigrasi ke tempat yang cukup jauh. Pola migrasinya pun terbilang khas karena dipengaruhi oleh temperatur air laut dan musim bertelur.

Sebaran

Ikan tenggiri adalah salah satu ikan yang paling digemari di seluruh dunia. Sebaran spesies ikan ini meliputi seluruh wilayah Pasifik Barat, mulai dari Afrika Utara, Laut Merah, perairan Indonesia, Australia, Fiji, hingga perairan China dan Jepang.

Sementara itu, potensi sebaran tenggiri di Indonesia hampir ada di seluruh perairan Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, sampai Irian. Iklim tropis adalah iklim yang cocok untuk ikan tenggiri.

Kondisi perairan laut yang dimiliki oleh Indonesia adalah surga bagi tenggiri. Pasalnya, perairan Indonesia memiliki kedalaman mulai dari 10 sampai 70 meter yang sangat cocok bagi kehidupannya.

Manfaat Ikan Tenggiri

Kandungan gizi yang dimiliki tenggiri hampir sama dengan ikan tuna dan salmon, misalnya omega 3 dan vitamin B12. Komposisi nutrisi tersebut sangat baik bagi kesehatan, terutama ibu hamil.

baca juga:  Suku Bugis - Asal, Sejarah, Perkembangan, Budaya dan Kesenian

Berikut ini adalah manfaat mengonsumsi tenggiri, antara lain:

1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Kolesterol tinggi adalah ancaman risiko kesehatan yang biasanya mengenai orang-orang yang terlalu banyak mengonsumsi daging dan tidak diimbangi dengan olahraga dan pola hidup sehat.

Agar kita terhindar dari kolesterol jahat, maka beralihlah dengan mengonsumsi ikan-ikanan seperti tenggiri. Sebab, ikan dari perairan asin dipercaya mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

2. Meningkatkan Kecerdasan

Gizi yang terkandung dalam ikan sangat baik bagi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Selain itu, mengonsumsi tenggiri secara rutin juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Manfaat tersebut diperoleh karena kandungan omega 3 yang dimilikinya.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Mungkin sebagain besar dari kita tahu jika sumber vitamin A berasal dari sayur dan buah-buahan. Namun faktanya, tenggiri juga mengandung vitamin A yang sangat bagi untuk menjaga kesehatan mata.

4. Mampu Menghilangkan Ketombe

Selain dikonsumsi dalam bentuk makanan, ikan ini juga bias dimanfaatkan untuk menghilangkan ketombe. Caranya ialah dengan menghaluskan daging tenggiri kemudian mencampurnya dengan lidah buaya, serta aduk hingga rata. Gunakanlah campuran tersebut dengan mengoleskannya secara rata, tunggu selama 30 menit, kemudian bersihkan.

5. Kaya Vitamin

Selain vitamin A yang dikandungnya, ikan tenggiri juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin C, vitamin B1, serta protein hewani yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.