Karbon Monoksida – Pengertian, Penyebab, Proses Pembentukan, Manfaat & Dampak Buruk Bagi Lingkungan 

Aktivitas pembakaran tidak sempurna bahan bakar seperti kayu, batubara, atau minyak tanah bisa menghasilkan gas berupa karbon monoksida. Senyawa gas yang tidak memiliki warna ini ternyata memberikan dampak negatif bagi kesehatan makhluk hidup yang terpapar, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Dalam ulasan berikut ini, akan dijelaskan secara lengkap tentang pengertian dari karbon monoksida, penyebab, proses pembentukan, manfaat, hingga dampak buruknya pada lingkungan. 

Apa itu Karbon Monoksida?

Karbon monoksida atau CO merupakan senyawa gas tanpa warna, bau, dan rasa yang terbentuk dari hasil pembakaran tidak sempurna bahan-bahan yang mengandung zat arang atau bahan organik, baik dari kegiatan individu ataupun industri. 

Terciptanya gas karbon monoksida umumnya diakibatkan oleh pembakaran biomassa atau kayu bakar, industri, kendaraan bermotor, kompor gas, minyak tanah, arang, dan lain sebagainya. 

Emisi karbon monoksida yang menyumbang jumlah utama dalam hal pencemaran adalah akibat asap kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, para aktivis lingkungan sangat gencar mengkampanyekan penggunaan transportasi umum, karena pencemaran dari gas karbon monoksida ini sangat mengancam kesehatan. 

Penyebab Gas Karbon Monoksida

Penyebab utama munculnya karbon monoksida adalah terbentuknya reaksi antara karbon dan oksigen pada pembakaran yang tidak sempurna.

karbon monoksida lungcancercenter.com

Berikut ini adalah beberapa penyebab paling nyata dari terbentuknya gas ini, antara lain!

  • Asap pembuangan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan.
  • Pembakaran hasil-hasil pertanian seperti sampah bekas panen, sisa kayu di hutan yang ditebang, dan sisa tanaman di perkebunan. 
  • Penggunaan bahan bakar seperti bensin, minyak tanah, gas alam, dan kayu yang tidak terbakar sempurna.
  • Pemanas ruangan dengan bahan bakar tidak ramah lingkungan.
  • Asap rokok.
  • Asap dari pembuangan atau sisa industri, dan lain sebagainya.
baca juga:  Hari Kesehatan Sedunia - 7 April, Ayo Ciptakan Dunia Sehat!

Proses Pembentukan Karbon Monoksida

Karbon monoksida terbentuk dari sebuah proses pembakaran atau reaksi kimia yang tidak sempurna. Umumnya, Ketika proses pembakaran berlangsung tekanan yang naik yaitu sebesar 40 hingga 60 bar pada temperatur 2.000 hingga 2.500 derajat celcius. Dalam ilmu kimia, proses pembakaran yang terjadi antara bahan bakar senyawa karbon dapat dijabarkan dalam rumusan C (s) + O2 (g) + Panas.

Kemudian, atom karbon yang dilambangkan dengan huruf (C) yang dioksidasi dengan gas oksigen (O2) akan menghasilkan gas berupa senyawa karbon dioksida (CO2) serta panas yang dikeluarkan sebagai produk dari proses pembakaran. Gas karbon dioksida yang diproduksi adalah bentuk pembakaran sempurna yang aman untuk lingkungan karena tidak beracun. 

Sedangkan dalam proses pembentukan karbon monoksida, dijelaskan dalam rumusan 2C (s) + O2 (g) 2 CO (g) + 247 kJ. Artinya, hasil reaksi antara dua karbon yang bereaksi dengan gas oksigen pada proses pembakaran yang tidak sempurna, bisa menghasilkan gas karbon monoksida yang memiliki kandungan racun dan bisa menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan. 

Manfaat Karbon Monoksida

Setelah mengetahui apa itu karbon monoksida, tentu saja banyak orang beranggapan bahwa gas karbon monoksida itu merupakan zat negatif yang menjadi penyumbang utama polusi udara. Namun, meskipun begitu ternyata karbon monoksida bisa juga bermanfaat jika digunakan dalam takaran yang tepat.

Karbon monoksida bisa dimanfaatkan untuk reduktor dalam pengolahan jenis logam, sebagai bahan bakar gas seperti gas air dan gas kokas, serta bahan baku untuk memproduksi metanol. 

baca juga:  10 Cara Memancing Ikan dan Teknik Mudah Untuk Pemula

Dalam penelitian yang dilakukan Kat Nelson pada tahun 2019, gas karbon monoksida bisa meredakan peradangan, mencegah kematian sel, mempertahankan jaringan yang stres, mengobati penyakit sepsis, sel sabit, komplikasi transplantasi organ, hingga penyakit fibrosis paru. Dengan catatan, manfaat tersebut diperoleh para ahli yang telah memiliki lisensi dan pemahaman yang baik tentang penggunaan karbon monoksida. 

Dampak Buruk Karbon Monoksida

Karbon monoksida bisa memberikan dampak buruk baik bagi lingkungan, terutama untuk kesehatan manusia. Adapun penjelasan lengkapnya akan diuraikan dalam dua poin berikut ini!

dampak karbon monoksida verywellhealth.com

1. Dampak Buruk untuk Lingkungan

Berikut adalah dampak buruk dari karbon monoksida pada lingkungan, antara lain:

Karbon monoksida monoksida merupakan polutan udara yang sangat merugikan bagi keseimbangan udara di alam terbuka. Peningkatan karbon monoksida dalam udara bisa mengakibatkan kualitas udara yang buruk dan berakhir memberikan efek negatif bagi seluruh penduduk di bumi. 

  • Efek Rumah Kaca

Walaupun karbon monoksida tidak sekuat gas rumah kaca seperti karbon dioksida, namun karbon monoksida tetap memiliki sumbangsih dalam mempengaruhi efek rumah kaca dan perubahan iklim global apabila terkumpul dalam konsentrasi yang tinggi. 

  • Kerusakan Lingkungan

Karbon monoksida juga secara langsung bisa menyebabkan kerusakan lingkungan. Apabila terkumpul konsentrasi yang tinggi karbon monoksida di lingkungan atau wilayah tertentu, seperti pada sumber emisi besar pada tempat industri atau lalu lintas yang padat, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada ekosistem lokal. 

2. Dampak Buruk Pada Kesehatan 

Selain berdampak negatif terhadap lingkungan, karbon monoksida juga memiliki efek buruk bagi kesehatan manusia. Berikut adalah contoh nyata yang sering ditemui, yaitu:

  • Karbon dioksida yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru akan menyebar ke peredaran darah dan berakibat menghalangi masuknya oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Karbon monoksida juga bisa menyebabkan seseorang mengalami gejala sesak napas apabila menghirup udara yang tidak sehat dalam jangka waktu lama dan terus-menerus. 
  • Orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah juga bisa terdampak oleh paparan karbon monoksida, mereka bisa saja mengalami gejala penurunan kondisi tubuh atau pingsan. 

Kesimpulannya, karbon monoksida merupakan gas yang dihasilkan dari proses pembakaran kimia yang tidak sempurna, baik itu yang disebabkan oleh kendaraan bermotor atau sisa pembakaran pada aktivitas keseharian manusia, seperti penggunaan pemanas ruangan, pembakaran kayu bakar, atau kegiatan pembakaran yang dilakukan dalam lingkup industri yang tidak tuntas. Karbon monoksida juga salah satu gas yang tidak baik untuk kesehatan manusia dan berdampak buruk pada lingkungan hidup, meskipun ada juga segi positif dari penggunaan karbon monoksida yang bermanfaat untuk pengobatan.

Nah, itu dia informasi lengkap tentang serba serbi karbon monoksida dari mulai pengertian, penyebab, proses pembentukan, manfaat, dan dampak buruk karbon monoksida untuk lingkungan dan kesehatan manusia. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat!

Referensi:

  • https://solarindustri.com/blog/karbon-monoksida/
  • https://www.studocu.com/id/document/universitas-pendidikan-indonesia/strategi-belajar-mengajar/ringkasan-tentang-karbon-monoksida/24052046
  • https://wargamasyarakat.org/pengertian-karbon-monoksida/ 

Industrial Engineer, Civil Servant, Entrepreuner & Writer.