Apa Itu Karbon? Contoh, Fungsi dan Bahaya Bagi Kehidupan

Istilah karbon tidak lagi asing dibicarakan pada beberapa dekade terakhir ini. Istilah tersebut sering kita temukan dan dikaitkan dengan permasalahan lingkungan, misalnya tentang emisi karbon.

Berbagai masalah yang timbul dari emisi karbon merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari polusi udara hingga dampak penyakit pernapasan untuk manusia. Meskipun begitu, karbon juga memiliki manfaat positif bagi kehidupan manusia. 

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan karbon? Apa saja contoh, fungsi, dan bahayanya bagi kehidupan? Berikut adalah ulasan lengkapnya!

Pengertian Karbon

Kata karbon berasal dari bahasa Latin, yaitu “carbo” yang memiliki pengertian arang atau batu bara. Dalam kamus kimia, karbon merupakan unsur kimia yang mempunyai simbol C serta nomor atom 6 dalam tabel periodik. Unsur karbon masuk dalam golongan non-logam dan mempunyai valensi 4, artinya memiliki 4 elektron yang membentuk ikatan kovalen.

Karbon adalah salah satu unsur penting yang dibutuhkan oleh makhluk hidup, karbon berperan sebagai penghasil biomassa dan sumber energi bagi organisme yang memiliki klorofil atau zat hijau daun. Karbon juga digunakan untuk membangun bahan organik.

Berdasarkan definisi dari Yuniawati dan Suhartana pada tahun 2014, karbon diartikan sebagai suatu unsur yang diserap dari atmosfer melalui proses fotosintesis dan disimpan di dalam bentuk biomassa suatu vegetasi. 

Contoh Karbon

Karbon merupakan senyawa penting bagi kehidupan, dalam lingkup kegiatan sehari-hari, ada banyak contoh karbon yang tidak sadar sering kita manfaatkan.

karbon monoksida lungcancercenter.com

Berikut ini adalah contoh-contoh senyawa yang mengandung unsur karbon, antara lain:

  • Karbon Dioksida (CO2)
baca juga:  Bagaimana Cara Mengurangi Emisi Karbon? Ini 8 Hal Yang Bisa Dilakukan!

Karbon dioksida adalah senyawa kimia yang terdiri dari satu atom karbon (C) dan dua atom oksigen (O). Karbon dioksida merupakan gas yang memiliki peran penting pada siklus karbon. Siklus karbon adalah proses pergerakan karbon dari satu area ke area lainnya. Karbon memiliki peran penting bagi kehidupan ekosistem di bumi.

Selain itu, seluruh makhluk hidup juga memiliki kandungan karbon. Karbon dapat dihasilkan melalui proses alami serat buatan manusia (antropogenik). Karbon ini didapat dari berbagai kegiatan manusia, misalnya seperti aktivitas pembakaran bahan bakar fosil dan lain sebagainya. 

  • Asam Asetat (CH3COOH)

Asam asetat yang memiliki rumus kimia CH3COOH dikenal juga dengan nama asam cuka. Asam asetat mempunyai struktur karbon yang terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Asam cuka umumnya digunakan di berbagai industri makanan dan minuman untuk memperkaya rasa, serta digunakan juga pada proses kimia.  

  • Etanol (C2H6O)

Selanjutnya adalah etanol yang juga dikenal sebagai alkohol. Senyawa karbon ini memiliki kandungan atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Etanol merupakan zat yang dimafnaatkan dalam pembuatan minuman beralkohol, senyawa ini juga digunakan sebagai bahan pembuatan antiseptik dan desinfektan pada industri kesehatan. 

  • Metana (CH4)

Senyawa kimia yang memiliki rumus kimia CH4 ini merupakan contoh karbon yang terdiri dari satu atom karbon karbon (C), dan empat atom hidrogen (H). Senyawa ini merupakan gas alam yang umum ditemukan dalam tambang batubara atau minyak. Zat ini juga dihasilkan dari aktivitas biologis seperti pencernaan hewan dan bakteri. 

baca juga:  Apa Itu Blue Carbon? Manfaat, Elemen Penyokong, Ancaman Kerusakan & Cara Melestarikan

Fungsi Karbon

Setelah kita tahu apa pengertian dan contoh-contoh karbon yang erat berkaitan kehidupan sehari-hari. Selanjutnya akan dijelaskan tentang apa fungsi karbon secara lengkap berikut ini.

  • Filtrasi Air Layak Dikonsumsi

Salah satu fungsi dari karbon adalah membantu proses filtrasi air agar menjadi layak konsumsi. Karbon aktif mampu menyerap zat-zat mineral yang mencemari air. Dalam prosesnya, karbon bermanfaat dalam proses pengilangan warna, bau, klorin, dan mineral lain sehingga air yang telah difilter menjadi layak untuk konsumsi serta tidak membahayakan kesehatan manusia. 

  • Bahan Bakar Fosil

Karbon juga berfungsi sebagai bahan bakar fosil. Karbon merupakan salah satu kandungan yang terdapat pada bahan bakar fosil, misalnya seperti bahan bakar batu bara, bensin, minyak bumi, gas metana, dan diesel. 

  • Proses Fotosintesis

Fungsi lain dari karbon adalah pada proses fotosintesis. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, proses fotosintesis merupakan proses biokimia untuk menghasilkan energi sebagai nutrisi untuk tumbuhan. Dalam proses tersebutm karbon dan air diubah menjadi senyawa organik oleh bantuan cahaya matahari.

fotosintesis britannica.com

Fotosintesis menjadi cara asimilasi carbon karena bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi (Pertamawati 2010).

  • Bahan Baku Plastik

Karbon juga bisa digunakan sebagai bahan baku plastik. Plastik adalah senyawa sintetis yang diproduksi dari bahan minyak bumi, yaitu senyawa hidrokarbon berantai pendek. Senyawa ini terbentuk melalui reaksi polimerisasi molekul-molekul kecil yang menghasilkan rantai panjang yang kaku dan memadat.

Material naptha sebagai bahan baku pembuatan plastik dihasilkan dari minyak bumi. Saat ini, plastik sangat bermanfaat sebagai kemasan produk, pembuatan alat elektronik, dan botol minuman. 

  • Bahan Pendingin
baca juga:  Karbon Monoksida - Pengertian, Penyebab, Proses Pembentukan, Manfaat & Dampak Buruk Bagi Lingkungan 

Bahan karbon yang dipakai dalam sistem pendingin umumnya berbentuk freon. Lemari pendingin atau kulkas dan pendingin ruangan (AC) kini telah menjadi kebutuhan wajib di rumah modern. Kulkas sangat berguna untuk menyimpan bahan makanan agar tidak cepat membusuk. AC juga banyak digunakan untuk kebutuhan kesejukan ruangan.

Bahaya Karbon

Meskipun ada banyak fungsi karbon yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk mempermudah aktivitas sehari-harinya. Akan tetapi, terdapat pula potensi bahaya yang mengancam apabila penggunaan karbon terlalu berlebihan, baik dampak bagi lingkungan hingga kesehatan manusia.

Penggunaan bahan bakar fosil yang digunakan kendaraan bermotor menjadi penyumbang paling tinggi polusi udara di kota-kota besar. Kondisi tersebut secara jangka panjang dapat merusak iklim dan memperparah pemanasan global. 

Karbon monoksida yang diproduksi dari sisa pembakaran bahan bakar fosil tersebut juga bisa menyebabkan kualitas udara menurun, adanya polusi akan mendatangkan banyak penyakit yang berbahaya bagi manusia, misalnya gangguan pernapasan, tekanan fisiologis bagi penderita penyakit jantung, keracunan darah, hingga penurunan daya tampung untuk oksigen. 

Dampak-dampak yang mempengaruhi kondisi alam dan kesehatan manusia tersebut mungkin tidak dirasakan secara langsung, tetapi pada jangka waktu panjang bahaya karbon dapat mengancam kehidupan kolektif seluruh penduduk bumi. 

Nah, itu dia informasi lengkap seputar apa itu karbon, yang dijelaskan secara detail dari mulai pengertian, contoh, fungsi, dan bahaya karbon untuk kehidupan. Semoga ulasan di atas bisa menambah ilmu dan informasi pembaca tentang apa itu karbon. 

Referensi:

  • https://www.icdx.co.id/news-detail/publication/apa-itu-karbon
  • https://roboguru.ruangguru.com/forum/sebutkan-10-contoh-senyawa-karbon-dalam-kehidupan-sehari-hari-_FRM-8HK8GDPV
  • https://kumparan.com/kabar-harian/senyawa-karbon-definisi-penggolongan-dan-karakteristiknya-1xKfr7zwmhK/1

Industrial Engineer, Civil Servant, Entrepreuner & Writer.