Kayu Hitam – Asal, Habitat, Sebaran, Harga & Manfaat

Kayu hitam adalah salah satu jenis kayu yang terkenal dengan harganya yang bernilai tinggi. Kayu ini sebenarnya berasal dari suatu pohon yang dikenal dengan sebutan pohon eboni.

Menariknya, kayu ini hanya dapat tumbuh di wilayah Sulawesi dan biasa dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan maupun ornamen interior rumah.

Morfologi Eboni

Seperti yang telah disebutkan, kayu hitam merupakan hasil kayu dari pohon eboni. Pohon ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jenis pohon lainnya. Adapun ciri morfologi dari kayu eboni yang berwarna hitam adalah sebagai berikut:

pohon eboni Pixabay

a. Batang

Batang pohon kayu hitam tumbuh secara tegak dan lurus. Ketinggian dari tanaman ini dapat mencapai 40 meter dengan diameter pada bagian paling bawah pohon eboni yaitu sekitar 1meter. Pohon penghasil kayu hitam ini juga mempunyai banir atau akar papan yang berukuran besar.

Kulit batang pohon eboni memiliki kontur yang beralur dengan warna cokelat kehitaman serta terkelupas-kelupas dari batangnya. Sementara itu pepagannya mempunyai warna cokelat muda dan pada bagian bawah warnanya cenderung putih kekuning-kuningan.

b. Daun

Jenis daun kayu hitam adalah daun tunggal. Pertumbuhan daun ini tersusun secara berselang-seling. Bentuknya memanjang dengan bagian ujung daun yang meruncing. Permukaan atas daun tampak mengkilap dengan warna hijau tua, sedangkan permukaan bawahnya mempunyai bulu halus dengan warna hijau keabu-abuan.

c. Bunga

Kayu eboni alias kayu hitam juga mempunyai bunga yang tumbuh dari bagian ketiak daun. Bunga ini tumbuh secara berkelompok dengan warna putih. Selain itu, pohon ini juga menghasilkan buah yang berbentuk bulat telur berwarna merah kekuningan sampai dengan kecokelatan ketika sudah tua.

Buah tersebut memiliki bulu-bulu halus di bagian luarnya. Sementara di bagian dalam buah atau daging buahnyaberwarna putih. Buah ini biasa dimakan oleh berbagai jenis satwa seperti bajing, monyet, dan juga kelelawar. Didalamnya terdapat biji buah yang bentuknya menyerupai baji dengan warna cokelat kehitaman.

Keunikan Kayu Hitam

Kayu hitam atau kayu eboni dihasilkan dari pohon bernama latin Diospyros celebica. Dunia internasional mengenal tanaman ini sebagai Macassar ebony, streaked ebony, coromandel ebony, dan black ebony. Sementara itu, di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan nama kayu lotong, kayu maitong, sora, toetandu, dan juga kayu hitam.

kayu eboni custommebel.com

Habitat Kayu Hitam

Pohon eboni adalah pohon besar yang berbunga dan berasal dari pulau Sulawesi. Selain kayu hitam, pohon ini juga dikenal sebagai pohon eboni. Nama eboni diambil dari nama suatu pelabuhan yang ada di pulau Sulawesi.

Tumbuhan berkayu ini paling banyak ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan juga dari Gorontalo. Bahkan, kayu ini juga dibudidayakan di Kalimantan. Sebagai pohon dengan kayu yang banyak diminati oleh masyarakat luas, kayu hitam juga diekspor ke berbagai negara seperti Jepang dan negara-negara di kawasan Eropa.

Status Konservasi

Karena popularitas kayu hitam yang banyak diminati oleh global, maka populasi tumbuhan kayu ini masuk ke dalam golongan terancam punah. Bahkan badan konservasi dunia seperti International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah memasukkannya ke dalam The 2000 IUCN Red List of Threatened Species.

Kayu eboni masuk ke dalam kategori vulnerable yang artinya pohon ini sudah berada di ambang batas kepunahan. Penyebab paling utama adalah tingginya eksploitasi terhadap kayu eboni.

Saat ini, Indonesia yang juga telah masuk dalam keanggotaan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) memberikan kewenangan untuk melakukan pengendalian sendiri terhadap lalu lintas perdagangan kayu hitam.

Sayangnya kayu ini belum terdaftar di dalam list appendix CITES. Akibatnya perdagangan kayu hitam ke luar negeri belum mampu dibatasi, padahal statusnya sudah langka dan terancam punah. Belum lagi pohon eboni juga belum masuk ke dalam daftar tanaman yang dilindungi di Indonesia.

Harga Jual Kayu Hitam

Dengan kualitas yang dimiliki, tidak heran jika harga dari kayu eboni sangatlah fantastis. Diketahui harga jual untuk satu meter kubik dapat mencapai 30 juta rupiah di pasar kayu internasional. Sementara di Indonesia, harga jual kayu hitam Sulawesi berada pada kisaran antara 6 sampai dengan 10 juta untuk setiap satu meter kubik.

Harga jual yang tinggi tersebut menjadikan kayu eboni rentan terhadap illegal logging yang sampai saat ini masih banyak sekali terjadi di Indonesia. Ditambah pula dengan beberapa penyebab lain seperti sulitnya budidaya dan perkembangbiakkan yang lambat.

Pemanfaatan Kayu Hitam

Pemanfaatan utama dari kayu eboni adalah dengan menggunakannya sebagai bahan utama untuk membuat perabot ataupun bangunan rumah. Kayu hitam mempunyai kekuatan dan keawetan yang sangat baik, sehingga kayu ini biasa dijadikan sebagai bahan furniture, konstruksi bangunan, patung, alat musik seperti piano, dan berbagai benda seni.

bibit eboni DETIK

Beberapa jenis furniture yang dihasilkan dari kayu hitam dikenal mempunyai kualitas yang sangat tinggi dan bahkan paling tinggi di antara kayu sejenis lainnya. Produk-produk yang dihasilkan dari kayu ini juga tidak asal dibuat, tetapi pengerjaannya menerapkan seni kerajinan tangan yang baik.

Beberapa jenis kerajinan yang dihasilkan dari bahan baku kayu eboni antara lain berbagai jenis ukiran, kayu lapis, berbagai jenis hiasan dinding, dan sebagainya. Sedangkan produsen kerajinan lokal biasa membuat berbagai jenis souvenir tangan seperti bentuk perahu pinisi, jam dinding, dan gantungan kunci.

Masyarakat Jepang juga memanfaatkan kayu hitam atau kayu eboni sebagai bahan dasar untuk membangun rumah tradisional. Kayu ini dijadikan sebagai pilar penyangga bangunan. Selain itu, kayu hitam juga dianggap sebagai simbol status sosial yang lebih tinggi karena mempunyai keindahan dan harganya juga sangat mahal.

Untuk mengatasi permintaan kayu hitam yang terus melonjak, budidaya pohon eboni sudah mulai diterapkan di wilayah Sulawesi. Salah satunya adalah dengan menngadakan program replanting yang bertujuan untuk memperbanyak jumlah pohon eboni. Tercatat pada tahun 2015 ada sekitar 50.000 bibit eboni yang ditanam di Donggala.