Kenapa Gajah Tidak Bisa Melompat? – Ini Alasan & Penjelasannya!

Apakah diantara kita masih bingung, kenapa gajah yang bertubuh kuat tidak mampu melompat sedikit pun? Berikut ini adalah alasan ilmiah mengapa gajah tidak bisa melompat!

Mengenal Gajah

Gajah adalah mamalia besar keluarga Elephantidae dari ordo Proboscidea. Secara umum ada dua spesies gajah di dunia, yaitu gajah afrika atau Loxodonta africana dan gajah asia atau Elephas maximus. Akan tetapi, faktanya ada jenis gajah lain, yaitu gajah semak afrika atau L. africana dan gajah hutan afrika L. cyclotis.

Sebaran gajah berada di Afrika sub Sahara, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Beberapa famili lain gajah telah punah di dunia, seperti mamut dan mastodon dan menyisakan famili elephantidae yang kita kenal saat ini.

Gajah merupakan hewan darat terbesar dengan tinggi tubuh mencapai 4 mter dan berat mencapai 7.000 kg. Ciri utama gajah adalah adanya belalai yang seolah menggantikan fungsi tangan. Sebab selain untuk bernafas, organ hidung tersebut juga berguna untuk mengambil benda.

pawang gajah jurnaland.com

Selain itu, gajah juga dilengkapi gading yang merupakan gigi seri yang tumbuh memanjang dan digunakan sebagai senjata dan alat untuk memindah benda atau menggali. Pada telinga gajah yang lebar terdapat jutaan pembuluh darah yang berguna mengatur suhu tubuhnya.

Perbedaan antara gajah afrika dan asia terletak pada ukuran telinga dan bentuk punggung. Gajah afrika memiliki telinga lebih besar dan punggung cekung, sedang gajah asia telinganya lebih kecil dan punggung cembung.

Alasan Kenapa Gajah Tidak Mampu Melompat?

Oke, setelah mengenal apa itu gajah, lalu apa sebenarnya alasan gajah tidak dapat melompat?

1. Badan Gajah Terlalu Besar

Secara logika, penyebab gajah tidak bisa melompat adalah karena badannya yang terlalu besar dan berat. Bobot gajah rata-rata di dunia adalah 4 ton, tentu bisa kita bayangkan tenaga sebesar apa yang diperlukan untuk membuatnya melompat?

2. Gajah Tidak Perlu Melompat

Alasan lain kenapa gajah tidak bisa melompat adalah karena ia tidak perlu melakukannya. Gerakan melompat adalah salah satu bentuk dari adaptasi dari hewan untuk berbagai tujuan, misalnya kangguru dan katak mempunyai kemampuan melompat untuk menjauh dari predator atau mengejar mangsa.

Sedangkan gajah tidak memerlukannya, sebab hewan ini tidak menghindari predator lain dan tidak mencari makan dengan gerakan melompat. Mereka hidup berkelompok dan cenderung aman dengan musuh yang tidak terlalu banyak.

3. Struktur Kaki Gajah Tidak Untuk Melompat

Secara morfologi, kaki gajah tidak didesain untuk melompat. Sendi dan otot gajah tidak lentur dan hanya berfungsi untuk menopang bobot yang berat. Bahkan untuk berlari pun kecepatan maksimalnya hanya mencapai 24 km per jam.

4. Bobot Berat Sejak Lahir

Saat lahir umumnya bobot anak gajah umumnya sekitar 120 kg, kemudiansaat dewasa mencapai 5 ton atau bahkan lebih. Gajah terlahir dengan otot kaki lemah dan pergelangan kaki yang tidak fleksibel. Struktur telapak dan pergelangan kakinya juga tidak memadai untuk melakukan lompatan seperti mamalia lainnya.

Kemampuan Kaki Gajah

Meski memiliki keterbasan tidak bisa melompat, namun kaki gajah memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh hewan lainnya. Misalnya bantalan telapak kaki gajah mampu mendeteksi adanya hewan lain disekitarnya, bahkan dapat merasakan keberadaan hewan berjarak puluhan kilomoter dari lokasinya berdiri.

Kemampuan tersebut menjadikan gajah mampu kembali ke tempat asal meski habitat lingkungannya telah berubah. Selain itu ia juga termasuk binatang dengan indera penciuman yang baik, jarang menderita kanker, serta mempunyai kehidupan sosial yang baik.

Selan gajah, beberapa mamalia darat lain yang tidak melompat adalah kudanil dan badak. Alasan kenapa mereka tidak mampu melompat sama dengan alasan kenapa gajah tidak bisa melompat!