Cara Tepat Memilih Makanan Kucing dan Rekomendasi Produk Terbaik

5/5 - (2 votes)

Sudah menjadi sesuatu yang jamak jika orang-orang disekitar kita memiliki binatang peliharaan, entah itu kucing, anjing, ikan hias, burung hingga hewan peliharaan unik yang jarang kita temui. Hal utama dalam memelihara hewan ialah pemberian jenis makanan yang cocok agar peliharaan tetap sehat.

Fokus membahas tentang pakan kucing, kini telah banyak produk makanan kucing atau cat food yang dibuat dengan beragam tekstur dari beberapa brand ternama. Sehingga kucing rumahan tidak hanya mendapat makanan konvensional, seperti ikan asin dan mungkin lauk pauk sisa makanan kita.

Namun karena banyaknya jenis produk makanan kucing yang ditawarkan, tak jarak para pemilik kucing peliharaan kebingungan bagaimana cara memilih pakan kucing dan kandungan nutrisi apa yang sesuai dengan kebutuhannya.

makanan kucing prettylitter.com

Nah, berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih makanan kucing terbaik sekaligus aman sebagai konsumsi harian kucing kesayangan.

Cara Memilih Makanan Kucing

Menentukan makanan kucing sebenarnya cukup mudah asalkan kita mengetahui apa kebutuhan kucing peliharaan serta memperhatikan keamanannya, antara lain:

1. Pakan Kucing Bergizi Seimbang

Saat ini ada banyak pilihan cat food yang dijual di toko-toko hewan peliharaan, mulai dari snack hingga makanan utama yang mengandung berbagai formula untuk kucing. Oleh sebab itu, pastikan kita memberi kucing makanan dengan kandungan gizi dan nutrisi sesuai jenis dan kebutuhannya masing-masing.

2. Dry Food Bernutrisi Sebagai Pakan Utama

Umumnya, ada dua jenis pakan dasar kucing yang banyak dijual, yaitu makanan basah atau wet food dan makanan kering atau dry food. Namun perlu diketahui, makanan kering jauh lebih cocok dijadikan makanan utama karena cenderung tahan lama dan harganya relatif terjangkau.

baca juga:  Buah Sukun - Asal, Klasifikasi, Morfologi, Habitat, Kandungan & Manfaat

Selain itu, memberi makanan kering juga sekaligus melatih gigi kucing dan mencegah terbentuknya plak. Makanan kucing jenis dry food tidak akan menyisakan kotoran pada gigi kucing sehingga kita tidak perlu repot membersihkannya.

3. Wet Food Sebagai Pakan Alternatif

Bagi yang khawatir dengan asupan air serta kucing kesayangan memiliki kemampuan menggigit melemah, maka kita bisa memberinya makanan basah atau wet food. Selain mengandung kadar air yang lebih tinggi dibanding makanan kering, makanan basah juga terdiri dari banyak varian rasa sehingga lebih efektif agar kucing kesayangan tidak kehilangan nafsu makan.

Tidak hanya manusia, kucing juga bisa merasa bosan dengan makanan yang kita berikan. Oleh sebab itu, sebaiknya kombinasikan makanan kering dan basah secara berkala.

Contohnya adalah apabila telah memberi makanan kering berbahan dasar salmon, maka berikan makanan basah berbahan dasar ayam. Pastikan pilih cemilan kucing dengan kandungan utama berbeda agar nutrisi kucing terpenuhi secara baik.

jenis makanan kucing mercurynews.com

4. Lengkapi Nutrisi Dengan Snack Kucing

Jika kucing sedang kehilangan nafsu makan, sangat disarankan untuk memberinya snack atau makanan pendamping lain. Snack kucing bisa disajikan sebagai topping makanan utamanya sehari-hari. Bukan hanya itu, snack juga cocok untuk kucing yang sedang diet. Sebab snack semacam ini dapat melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh kucing.

Selain itu, kita bisa menggunakan snack sebagai hadiah saat melatihnya. Ada banyak snack yang tersedia di pasaran, mulai berbentuk potongan daging, snack kering, pasta, dan lain sebagainya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kucing kita.

5. Pakan Kucing Dengan Kandungan Protein Hewani Tinggi

Perlu diketahui, tindakan sterilisasi pada kucing umumnya meniadakan fungsi reproduksi dengan menghilangkan alat reproduksi kucing tersebut. Perlakuan ini biasanya dilakukan saat kucing berusia 6-10 bulan.

Umumnya, kucing yang telah disterilisasi akan mengalami penurunan metabolisme dan mudah gemuk. Namun bukan berati kita harus memberinya makanan diet. Kita tetap harus memberinya makanan bernutrisi dan berkualitas selama proses penyembuhan.

baca juga:  Danau Weekuri - Pesona Laguna Tersembunyi di Sumba

Pastikan makanan kucing kesayangan bebas dari biji-bijian dan tidak mengandung zat aditif apapun. Makanan berkualitas sejatinya akan membuat kucing merasa cepat kenyang sehingga mencegah terjadinya obesitas.

Nah, sebagian besar kucing akan kehilangan nafsu makannya setelah puasa pasca operasi. Oleh sebab itu, pilih makanan yang dapat melengkapi nutrisinya meski dalam porsi kecil.

6. Makanan Kucing Dengan Kandungan Taurine dan Asam Amino Esensial

Layaknya manusia, kucing juga berisiko mengalami gangguan penglihatan seiring bertambahnya usia. Nah, makanan dengan kandungan taurine dan asam amino esensial dipercaya mampu mencegah sekaligus mengobati gangguan penglihatan pada kucing kesayangan kita. Umumnya, makanan kucing berkualitas telah dilengkapi dengan dengan taurine dan asam amino esensial.

Meski demikian, kita tetap perlu memeriksa label bahan baku makanan kucing karena masih banyak makanan berkualitas rendah yang dijual di pasaran. Sebaiknya, pilih makanan berbahan utama protein hewani, seperti daging ayam, tuna, ataupun salmon karena kaya akan taurine yang dapat mencegah gangguan penglihatan pada mata kucing.

7. Pilih Pakan Kucing Sesuai Ras atau Jenis

Jika kita perhatikan, setiap produk pakan yang dijual di pet shop telah disesuaikan berdasarkan ras kucing. Dengan demikian, kita bisa memilihnya sesuai karakteristik masing-masing ras seperti bulu ataupun ciri tubuh lainnya.

Bahkan, beberapa merek makanan kucing ternama menyediakan makanan khusus untuk kucing ras british shorthair, kucing persia, ragdoll, american shorthair, maine coon, hingga kucing himalaya.

Produk Makanan Kucing Terbaik

Sebenarnya ada banyak pilihan makanan kucing terbaik yang bisa kita peroleh di pasaran. Namun, setidaknya ketiga merek berikut adalah merek yang paling sering dibeli oleh para pecinta kucing karena memiliki kualitas lebih baik dari merek lainnya, yaitu:

1. Pro Olan Adult Sterilized Weight Loss

Brand makanan kucing ini sangat populer hampir di seluruh dunia, terutama di kalangan pemelihara kucing ras Eropa. Pro Plan Adult Sterilized Weight Loss with Optirenal adalah produk khusus untuk kucing yang baru saja disteril dan kucing yang mengalami obesitas. Merek pakan ini melengkapi produknya dengan kandungan vitamin A, C, E, dan omega 3 serta omega 6 berprotein tinggi.

baca juga:  Mengenal Kucing Mixdom - Ras Kucing Campuran Favorit Untuk Peliharaan
Pro Olan Adult Sterilized Weight Loss

Produk seharga Rp 217 ribu ini juga mengandung optirenal yang dapat membantu meningkatkan kesehatan ginjal kucing. Menariknya, produk ini hanya mengandung 25% lemak, lebih rendah daripada produk lain sehingga mampu membantu penurunan berat badan kucing yang mengalami obesitas.

2. Royal Canin Veterinary Diet Recovery

Biasanya orang mengenal merek ini malalui produk makanan kucing kering, namun ternyata Royal Canin terdiri dari varian lengkap, seperti jenis makanan basah keluaran yang sangat dicari oleh para pecinta kucing.

Royal Canin Veterinary Diet Recovery

Royal Canin Veterinary Diet Recovery biasanua dijual seharga Rp 33 ribu ini memang paling banyak diminati karena sanggup membantu mempercepat proses penyembuhan kucing yang sedang sakit atau setelah operasi. Teksturnya mirip seperti daging cincang dengan aroma menyengat sehingga menarik perhatian kucing.

Bukan hanya lezat, produk ini juga mudah dicerna. Selain itu, produk ini juga bisa diberikan untuk makanan anjing.

3. Orijen Cat & Kitten

Produk makanan kucing ini mengandung lebih dari 40% protein sehingga kucing akan cepat kenyang dan makan dalam porsi lebih sedikit. Itulah sebabnya, Orijen Cat & Kitten sangat cocok digunakan oleh kucing yang mengalami obesitas.

Orijen Cat & Kitten

Orijen mengklaim, bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk seharga Rp 1,2 juta ini benar-benar segar. Setiap bahan baku daging yang digunakan berasal dari daging yang layak dikonsumsi manusia.

Oleh sebab itu, jika kita ingin kucing kesayangan di rumah diet tanpa harus kekurangan nutrisi, maka Orijen merupakan pilihan terbaik. Kandungan proteinnnya juga tinggi sehingga cpcpk diberikan untuk kucing berumur maupun kucing yang mengalami mal nutrisi.

Meski harganya terbilang mahal dan diatas rata-rata, tapi semua itu akan terbayar jika kita mengetahui bahan baku dan kandungan makanan kucing ini. Pastinya, kesehatan kucing akan lebih terjaga dengan baik.