Negara Berkembang – Pengertian, Karakteristik, Ciri & Daftar Negara Berkembang di Dunia

4/5 - (6 votes)

Menurut Aristoteles, negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang dibentuk oleh sekelompok orang yang dikenal dengan sebutan bangsa. Secara umum, negara terbagi menjadi beberapa kelompok yang berbeda, salah satunya dibagi berdasarkan tingkat kemajuannya, sehingga dikenal dengan istilah negara maju dan negara berkembang.

Negara maju merupakan sebuah negara industri yang dianggap sukses dalam mengembangkan negaranya. Sedangkan negara berkembang merupakan sebuah negara yang baru saja memerdekakan diri atau sedang giat membangun negaranya.

Berikut ini adalah ualsan lengkap mengenai negara berkembang, karakteristik dan ciri-cirinya.

Pengertian Negara Berkembang

Negara berkembang adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut suatu negara yang mempunyai kesejahteraan material tingkat rendah. Hingga saat ini, tidak ada definisi tetap mengenai negara berkembang yang diakui secara internasional, sebab tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di setiap negara, serta beberapa negara memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi

Selain itu, negara dengan kondisi ekonomi lebih maju daripada negara berkembang, tetapi tidak sepenuhnya memiliki tanda-tanda negara maju, maka dikelompokkan sebagai negara industri baru

Karakteristik

Jika membahas tentang negara berkembang, maka ada beberapa karakteristik yang perlu kita pahami terlebih dulu. Karakteristik pertama adalah negara berkembang tidak memiliki kecukupan tenaga ahli untuk kebutuhan negara itu sendiri. Akibatnya, pengelolaan sumber daya yang dilakukan masih tergolong sederhana atau belum maksimal.

negara maju dan negara berkembang 4pcdn.org

Karakteristik kedua adalah negara kategori berkembang berada di level terendah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu, negara berkembang seringkali kalah bersaing dengan negara-negara maju, terutama negara yang lebih baik dalam bidang penjualan ataupun pengolahan sumber daya.

Karakteristik ketiga ialah negara berkembang cenderung memiliki modal terlalu kecil. Bahkan, kebanyakan modal tersebut berasal dari pinjaman berbunga tinggi. Tak heran jika kemudian negara tersebut berisiko merugi sehingga menghambat perkembangannya karena beban bunga pinjaman yang wajib dibayar.

Karakteristik keempat adalah daya saing dan produktivitas dari negara berkembang masih sangat rendah. Oleh sebab itu, setiap produk yang dihasilkan cenderung gagal bersaing secara global dan hanya mampu diperjualbelikan di dalam negeri.

baca juga:  Bagaimana Cara Lebah Menghasilkan Madu? Begini Prosesnya!

Karakteristik kelima ialah negara berkembang belum mempunyai infrastruktur dan sarana yang memadai. Dengan begitu, mobilitas negara lambat dalam melakukan berbagai pembangunan yang dibutuhkan.

Karakteristik keenam adalah negara berkembang identik dengan pendapatan per kapita yang rendah. Faktanya, pendapatan per kapita negara kategori ini hanya mampu meraup kurang dari USD 785 per tahun.

Ciri Negara Berkembang Dari Berbagai Aspek

Seluruh negara yang ada di dunia tidak hanya diklasifikasikan berdasarkan letak geografisnya, namun klasifikasi negara juga didasarkan pada tingkat ekonomi yang bertujuan untuk memetakan kondisi negara tersebut. Contohnya seperti pengklasifikasian negara maju dan negara berkembang.

Secara umum, istilah negara maju secara khusus diberikan untuk negara dengan pendapatan level menengah ke atas. Adapun contoh beberapa negara maju yang terkenal akan tingkat kesejahteraannya adalah Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Swedia, dan lain sebagainya. Sementara negara termasuk negara berkembang adalah Indonesia, Thailand, India, dan sebagainya.

Indonesia dikategorikan sebagai negara berkembang karena pendapatan per kapita masyarakatnya masih tergolong menengah ke bawah. Selain itu, populasi penduduk di Indonesia juga masuk dalam kategori padat sehingga jangan heran jika negara kita ini terjebak dengan predikat negara berkembang.

tandur Pixabay

Namun perlu kita ketahui, selain kedua alasan di atas, ada beberapa alasan lain yang jadi faktor utama mengapa Indonesia belum mampu bangkit memperbaiki citranya.

Lantas, apa saja ciri negara berkembang jika dilihat dari aspek ekonomi dan pendidikan? Berikut adala paparan lengkapnya.

1. Berdasarkan Aspek Ekonomi

Ciri negara berkembang bisa dilihat dan ditentukan dari aspek ekonomi pada suatu negara, antara lain:

  • Tingkat Pendapatan Per Kapita Rendah

Pendapatan per kapita adalah nilai rata-rata pendapatan penduduk di suatu negara yang bisa diketahui dengan cara membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduknya.

Salah satu negara berkembang seperti Indonesia diketahui memiliki pendapatan per kapita level menengah ke bawah sehingga bisa dikatakan masyarakatnya belum mampu mencapai kesejahteraan hidup. Sayangnya, hampir setengah dari negara di dunia masuk ke dalam kategori ini.

  • Impor Lebih Besar Dibandingkan Ekspor

Ciri negara berkembang berdasarkan faktor ekonomi selanjutnya adalah jumlah impor cenderung lebih besar dari kegiatan ekspor yang dilakukan oleh negara tersebut. Padahal sebenarnya, impor dilakukan oleh suatu negara ketika mengalami keterbatasan keahlian dan teknologi sehingga membutuhkan barang dari negara lain untuk memenuhi kebutuhannya.

Di sisi lain, impor mengharuskan negara tersebut mengeluarkan uang lebih banyak. Sebab, barang yang dibutuhkan harus melewati perjalanan yang panjang sehingga biaya yang dibutuhkan sangat menguras anggaran belanja negara.

  • Tingginya Jumlah Pengangguran
baca juga:  Negara Maju - Pengertian, Ciri, Indikator dan Daftar Negara Maju di Dunia

Ciri selanjutnya adalah tingginya angka pengangguran di negara berkembang. Seiring dengan meningkatnya angka kelahiran, persaingan di dunia kerja pun mengalami hal yang sama. Akibatnya, negara gagal menyediakan lapangan kerja yang memang layak dan dibutuhkan untuk menampung jumlah pengangguran yang melebihi kapasitas.

Tentunya masalah ini sangat berhubungan dengan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkontrol. Di samping itu, tingkat pendidikan juga menjadi sumber tingginya angka pengangguran di suatu negara.

  • Sektor Primer Menjadi Andalan Utama

Kebanyakan negara maju berinovasi dengan menghadirkan aneka terobosan demi meningkatkan angka pendapatan per kapita penduduknya. Namun hal ini tidak berlaku di negara berkembang. Ciri dari negara berkembang yang paling menonjol adalah cara mereka dalam mengandalkan sektor primer sebagai sumber penghasilan utama.

Sektor primer yang dimaksud merupakan hasil olahan sumber daya alam. Sebagian besar penduduk negara berkembang memiliki mata pencaharian yang memanfaatkan hasil bumi, seperti nelayan ataupun petani.

Tak sedikit penduduk negara berkembang yang minim pengetahuan akan terobosan dan inovasi baru dalam dunia teknologi ataupun semacamnya.

  • Tingginya Angka Korupsi

Kita pasti sering mendengar istilah “yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin”. Bisa jadi, kalimat ini cocok untuk menggambarkan posisi rakyat jelata dan para pejabat yang hanya berorientasi pada harta semata.

Di sebagian besar negara berkembang, tingkat korupsi yang terjadi masih terbilang tinggi sehingga berpengaruh terhadap perekonomian negara secara keseluruhan.

2. Berdasarkan Aspek Demografi

Faktor demografi juga menjadi ciri suatu negara dikatakan berkembang, antara lain:

  • Laju Pertumbuhan Penduduk Tinggi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, tingginya angka pengangguran merupakan ciri dari negara berkembang yang diakibatkan oleh ketimpangan laju pertumbuhan penduduk. Contoh kasusnya adalah angka kelahiran yang terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan angka kematian. Selain itu, kurangnya sosialisasi tentang keluarga berencana juga menjadi sumber tingginya laju pertumbuhan penduduk.

Bukannya tenaga kerja terpetakan dengan baik, tapi justru membeludak karena jumlah populasi penduduk usia produktif yang kian meningkat. Indonesia dan India merupakan contoh negara berkembang yang memiliki laju pertumbuhan penduduk cukup tinggi sehingga mengharuskan keduanya untuk mendapatkan solusi terbaik demi mengatasi permasalahan ini.

  • Rendahnya Tingkat Pendidikan
baca juga:  Populasi Badak Sumatera, Masih Punya Harapan Bangkit Dari Kepunahan

Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat jadi salah satu ciri negara berkembang yang patut diwaspadai. Tingkat pendidikan yang rendah seringkali sebanding dengan laju pertumbuhan penduduk yang juga sama tingginya. Jadi jangan heran, jika kedua faktor ini sangat memengaruhi pendapatan per kapita suatu negara, terutama negara berkembang.

Tak hanya itu, tingkat ekonomi yang tergolong rendah juga turut menyumbang kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai bagi masyarakat. Belum lagi para orangtua yang masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan untuk masa depan generasi penerusnya.

  • Penguasaan IPTEK Rendah

Rendahnya tingkat pendidikan penduduk di negara berkembang turut berimbas pada penguasaan di bidang IPTEK. Hal ini merupakan akibat terlalu banyaknya masalah yang terjadi sehingga pemerintah kurang fokus dalam mengembangkan minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan.

Daftar Negara Berkembang di Dunia

Berikut ini adalah daftar negara-negara di seluruh dunia yang termasuk neagra berkembang berdasarkan benua, antara lain:

1. Benua Asia

  • Kazakhstan
  • Kirgiztan
  • Tajikistan
  • Turkmenistan
  • Uzbekistan
  • Mongolia
  • China
  • Brunei Darusaalam
  • Filipina
  • Malaysia
  • Indonesia
  • Kamboja
  • Laos
  • Myanmar
  • Thailand
  • Timor Leste
  • Vietnam
  • Afganistan
  • Arab Saudi
  • Armenia
  • Azerbaijan
  • Bahrain
  • Bhutan
  • Bangladesh
  • India
  • Iran
  • Irak
  • Kiribati
  • Kuwait
  • Lebanon
  • Maldives
  • Micronesia
  • Nepal
  • Oman
  • Papua Nugini
  • Pakistan
  • Qatar
  • Sri Lanka
  • Suriah
  • Uni
  • Yaman
  • Yordania

2. Benua Eropa

  • Albania
  • Belarus
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Bulgaria
  • Croatia
  • Georgia
  • Hungary
  • Kosovo
  • Makedonia
  • Moldova
  • Montenegro
  • Poland
  • Rumania
  • Serbia
  • Turki
  • Ukraine

3. Benua Amerika

  • Antigua dan Barbuda
  • Argentina
  • Bahamas
  • Barbados
  • Belize
  • Bolivia
  • Brazil
  • Chili
  • Curacao
  • Dominika
  • Ekuador
  • El Savador
  • Grenada
  • Guatemala
  • Guyana
  • Haiti
  • Honduras
  • Jamaika
  • Kolombia
  • Kosta Rika
  • Meksiko
  • Nikaragua
  • Panama
  • Paraguay
  • Peru
  • Republik Dominika
  • Saint Kitts and Nevis
  • Saint Luca
  • Saint Vincent and Grenadine
  • Sinty Maarten
  • Suriname
  • Trinidada and Tobago
  • Venezuela
  • Uruguay

4. Benua Afrika

  • Afrika Selatan
  • Afrika Tengah
  • Algeria
  • Angola
  • Benin
  • Botswana
  • Burkina Faso
  • Burundi
  • Cabo Verde
  • Chad
  • Djibouti
  • Eritrea
  • Eswantini
  • Ethiopia
  • Gabon
  • Gambia
  • Ghana
  • Guinea
  • Guinea-Bissa
  • Gueine Khatulistiwa
  • Kamerun
  • Kenya
  • Komoro
  • Lesotho
  • Togo
  • Tunisia
  • Liberia
  • Libya
  • Madagaskar
  • Malawi
  • Mali
  • Mauritania
  • Mauritius
  • Maroko
  • Mesir
  • Mozambik
  • Namibia
  • Niger
  • Nigeria
  • Pantai Gading
  • Republik Demokratik Kongo
  • Republik Kongo
  • Rwanda
  • Senegal
  • Seychelles
  • Sierra Leone
  • Sudan
  • Sudan Selatan
  • Sao Tome dan Principe
  • Tanzania
  • Zambia
  • Zimbabwe

5. Benua Australia dan Oceania

  • Federasi Mikronesia
  • Fiji
  • Kepulauan Marshall
  • Kepulauan Salomon
  • Kribati
  • Nauru
  • Palau
  • Samoa
  • Tonga
  • Tubalu
  • Vanuatu