Organ Tumbuhan – Pengertian, Bagian, Fungsi dan Penjelasan Lengkap

Sama seperti makhluk hidup pada umumnya, tumbuhan juga memiliki beberapa organ penting untuk menunjang kehidupannya. Organ tumbuhan tersebut meliputi biji, buah, bunga, daun, batang, dan akar.

Ada pula organ pendukung lainnya, seperti duri, sulur, dan trikoma yang berupa rambut daun atau batang. Setiap organ tanaman tersebut mempunyai fungsi masing-masing yang saling berhubungan dan mendukung satu sama lain.

Organ Tanaman dan Fungsinya

Berikut ini adalah daftar organ tanaman beserta fungsinya dalam menopang kehidupan, antara lain:

1. Akar

Akar merupakan bagian dari tanaman yang berada di dalam tanah. Pada tanaman tingkat tinggi seperti tumbuhan monokotil dan dikotil, jenis akarnya termasuk jenis akar sejati.

Sementara untuk tumbuhan dengan tingkatan yang lebih rendah seperti lumut, akarnya memiliki struktur yang jauh lebih kuat. Hal ini dibuktikan dengan kemampuannya dalam menerobos lapisan tanah yang keras bahkan batuan.

Pada dasarnya, akar berfungsi sebagai alat absorbsi air dan nutrisi berbagai jenis garam mineral yang larut di dalam tanah, serta pengokoh tumbuhan pada tempatnya.

akar Pixabay

Berdasarkan strukturnya, akar terbagi menjadi dua macam, yaitu struktur luar dan dalam. Struktur luar akar terdiri dari bulu-bulu akar, batang akar, tudung akar, dan percabangan akar (pada tanaman dikotil). Sementara bagian dalam akar terbentuk oleh endodermis, jaringan epidermis, silinder pusat atau empulur, dan korteks.

2. Batang

Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang terdapat di atas tanah dan sebagai tempat tumbuhnya daun, buah, dan bunga. Fungsi batang tanaman adalah untuk mentransformasikan zat-zat makanan, menyokong beban tumbuhan, mengangkut air dan mineral dari akar dan daun, serta mengedarkan seluruh zat makanan hasil fotosintesis.

Batang memiliki struktur yang terdiri dari kulit luar, kulit pertama, kulit dalam, dan silinder pusat. Kulit batang pada bagian terluar mempunyai dinding sel yang menebal dan berubah menjadi duri, lentisel, serta rambut halus. Kemudian, ada juga kulit pertama yang ada di sebelah dalam epidermis yang tersusun dari jaringan parenkim dan jaringan penunjang.

baca juga:  Pohon Bintaro - Asal, Kandungan, Bahaya & Manfaat
batang pohon mahoni steemit.com

Ada pula kulit dalam yang jadi batas antara korteks dan stele yang disebut dengan florterma. Bagian ini mengandung sarung tepung atau amilum. Bagian terakhir adalah silinder pusat yang tersusun dari jaringan parenkim yang membentuk empulur batang tanaman.

Perlu diketahui, batang tumbuhan dikotil mengalami beberapa perubahan, salah satunya menjadi jaringan primer. Sementara pada tumbuhan monotal, batang akan berkembang menjadi bakal daun, bakal tunas ketiak, ikatan pembuluh yang tersebar, epidermis, dan empulur yang berada di tengah lingkaran batang.

3. Daun

Daun merupakan salah satu organ tanaman yang memegang peranan penting dalam kehidupan tumbuhan. Pada jaringan daun terjadi proses fotosintesis yang menghasilkan berbagai zat makanan untuk pertumbuhan.

Di dalam daun juga terdapat zat warna yang dikenal dengan sebutan klorofil. Diketahui, klorofil adalah pigmen yang dimiliki oleh berbagai jenis organisme yang memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis.

Daun yang tumbuh pada setiap tanaman dibedakan menjadi dua jenis, yaitu daun tunggal dan daun majemuk. Jika dilihat dari susunannya, daun memiliki beberapa karakteristik masing-masing. Karakteristik tersebut meliputi bentuk tulang daun menyirip seperti daun pohon mangga dan jambu, tulang daun menjari seperti daun singkong, dan tulang daun sejajar seperti daun padi dan jagung.

anatomi daun wikimedia

Daun tersusun atas beberapa bagian yang bisa kita amati secara langsung dari bagian atas ke bawah dengan membuat irisan melintang. Susunan tersebut adalah epidermis atas, mesofil, berkas pembuluh angkut dan epidermis bawah.

Adapun fungsi daun di antaranya sebagai tempat memasak zat makanan yang diserap oleh akar, alat pernapasan tumbuhan, tempat terjadinya penguapan air, tempat penyimpanan cadangan makanan, dan alat berkembang biak.

baca juga:  (A-Z) Flora / Tumbuhan Endemik Indonesia (Lengkap)

Daun memiliki struktur yang terbagi menjadi dua macam, yaitu struktur luar dan dalam sebagai berikut:

a. Struktur Luar Daun 

Struktur bagian luar daun dibedakan kembali menjadi beberapa bagian, di antaranya:Berdasarkan bentuk daun, yaitu berwarna hijau, melebar, dan pipih.

  • Berdasarkan bentuk tulang daun, yaitu menjari, sejajar, dan menyirip.
  • Berdasarkan bentuk tepi daun, yaitu bergerigi dan rata.
  • Berdasarkan jumlah daun, yaitu majemuk dan tunggal.
  • Berdasarkan susunan daun yang melekat pada bagian tangkai, yaitu flotaksis terpusat, flotaksis berseling, dan flotaksis berhadapan.

b. Struktur Dalam Daun

Sementara struktur dalam dalam terdiri dari beberapa bagian berikut ini:

  • Epidermis yang ada di bagian permukaan atas dan bawah daun. Epidermis memiliki lapisan lilin yang disebut kutikula. Lapisan ini merupakan tempat bernaungnya stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
  • Palisade atau jaringan tiang yang umumnya tersusun rapat seperti tiang. Pada palisade terdapat kloroplas yang mengandung klorofil untuk proses fotosintesis.
  • Spons atau jaringan bunga karang yang di dalamnya terdapat berkas pengangkutan untuk mengangkut sari-sari makanan hasil fotosintesis.

4. Bunga

Bunga hanya akan muncul pada fase-fase tertentu. Umumnya, bunga muncul pada fase di mana tumbuhan tersebut akan mulai berkembangbiak atau fase reproduksi untuk menghasilkan buah.

Buah adalah salah satu organ tumbuhan yang terbentuk setelah bunga mengalami proses penyerbukan sehingga bisa dikatakan bunga dan buah adalah organ tambahan.

aneka jenis gambar bunga wikimedia

Sebenarnya, bunga adalah hasil dari modifikasi batang, sementara buah berasal dari bakal yang terdapat di dalam bunga dan telah melewati proses pembuahan.

Adapun morfologi bunga pada tumbuhan tingkat tinggi terdiri adalah sebagai berikut:

  • Tangkai bunga yang berfungsi untuk menghubungkan bagian bunga dengan batang.
  • Kelopak bunga adalah bagian bunga terluar.
  • Mahkota bunga adalah bagian bunga yang ada di sebelah dalam kelopak benang sari. Benang sari adalah alat kelamin jantan yang terdiri dari kepala sari dan tangkai sari. Selain itu, ada juga putik yang merupakan alat kelamin betina.
baca juga:  Atlas - Pengertian, Syarat, Unsur, Fungsi, Manfaat, Ciri, Perbedaan Dengan Peta & Globe

Bunga memiliki beberapa fungsi bagi tanaman secara keseluruhan. Beberapa di antaranya menyediakan platform untuk sistem reproduksi tanaman, baik untuk bunga berumah satu ataupun dua.

Di dalam bunga, serbuk sari dan ovula diproduksi melalui proses meiosis. Ketika proses tersebut terjadi, ovula akan berubah menjadi biji dengan ovarium yang membengkak, lalu berubah menjadi buah.

Kehadiran bunga juga turut berperan dalam menyediakan mekanisme demi menarik penyerbuk untuk memfasilitasi proses penyerbukan. Selain itu, bunga memberikan semacam atraktan visual bagi para penyerbuk seperti serangga ataupun burung dengan cara mengeluarkan aroma khusus yang berasal dari nektar. Bisa dikatakan, nektar adalah umpan untuk menarik serangga yang diharapkan mampu memfasilitasi proses penyerbukan.

Bunga juga berfungsi untuk menyediakan platform supaya ovula dibuahi, berkembang, dan didistribusikan sebagai buah dan biji.

5. Buah dan Biji

Organ tumbuhan berikutnya tumbuh dan terbentuk setelah bunga mengalami proses penyerbukan. Pada dasarnya, daging buah yang dihasilkan oleh tanaman berfungsi untuk melindungi biji.

Meski demikian, ada juga biji yang tidak dibungkus oleh daging buah seperti padi ataupun kacang tanah. Bahkan, ada pula buah berbiji tunggal seperti rambutan dan juga mangga. Sementara buah berbiji majemuk, seperti sirsak dan pepaya.

buah pepaya Pixabay

Selain untuk melindungi biji, buah juga berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. Sementara biji berfungsi sebagai alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan.

Ada beberapa jenis buah yang dihasilkan oleh tanaman, antara lain:

  • Buah tunggal, yaitu buah yang terbentuk oleh satu bakal buah, seperti pepaya dan mangga.
  • Buah agregat adalah buah yang terbentuk dari banyak bakal buah dari bunga yang sama, seperti buah murbei.
  • Buah majemuk atau buah berganda adalah buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah dari berbagai jenis bunga, seperti nangka dan nanas.