Pantai Glagah – Rute Lokasi, Daya Tarik Wisata, Harga Tiket & Fasilitas

Satu dari sekian banyak pantai indah di Yogyakarta adalah pantai glagah. Pantai berpasir hitam yang terletak di Kulon Progo ini dikatakan menjadi pantai terpopuler setelah parangtritis.

Wilayah selatan pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia menjadikannya memiliki pantai-pantai yang sangat menawan, sebut saja pantai baron dan pantai drini yang ramai dikunjungi wisatawan pada weekend maupun hari biasa.

Daya Tarik & Keistimewaan

Pantai glagah mempunyai keunikan yang belum tentu dimiliki oleh pantai-pantai lainnya, antara lain:

pantai glagah maioloo.com

1. Dermaga dan Tetrapod

Salah satu yang menjadi ikon pantai glagah adalah dermaga dengan ratusan tetrapod yang berjajar di sisi barat. Tetrapod ini berfungsi untuk memecah besar dan kerasnya ombak pantai selatan agar tidak menyebabkan abrasi semakin parah.

Lokasi dermaga juga menjadi tempat memancing favorit. Untuk mengunjungi tempat ini, kita dapat berjalan melewati jalan setapak dari beton di antara jajaran tetrapod. Selain itu, terdapat pula gardu pandang yang bisa digunakan wisatawan untuk menikmati kawasan Muara Sungai Serang.

2. Laguna Pantai Glagah

Laguna atau lagoon adalah sebuah kawasan berupa cekungan berisi air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang berupa pasir, batu karang atau lainnya. Laguna di pantai glagah terbentuk karena adanya area cekung yang disekat secara alami oleh pasir dan batu karang yang membentuk telaga luas dengan air yang tenang.

Di laguna ini kita dapat melakukan aktivitas seru, seperti berwisata air dengan menyewa perahu kayuh, sampan, serta kano untuk mengelilingi laguna. Airnya yang tenang serta jauh dari terpaan ombak menjadikan area ini aman untuk anak-anak sebagai arena bermain air.

3. Stupa Cagar Budaya

Tak hanya wisata alam berupa pantai yang dapat kita nikmati. Keistimewaan lain adalah adanya situs bersejarah bernama Stupa Cagar Budaya, yaitu sebuah batu yang diberi nama Stupa Glagah dan merupakan peninggalan masa pemerintahan Bupati Cangakmengeng di Kadipaten Sios. Oleh masyarakat sekitar, cagar budaya ini diyakini berasal dari abad ke-6 Masehi. Tempat stupa ini berada diyakini sebagai lokasi bertapanya anak sang Bupati, bernama Nyi Sekar Kenanga.

Selain itu, ada peninggalan bernilai sejarah lain berupa batu yang diduga adalah sebuah gon dan batu berbentuk Lingga dan Yoni. Lingga dan Yoni merupakan simbol yang menggambarkan kesuburan wanita dan pria.

4. Sunrise dan Sunset

Salah satu spot menikmati sunrise dan sunsen terbaik di Jogka adalah di kawasan pantai glagah. Disini kita dapat menikmati pemandangan muncul dan terbenamnya matahari di sepanjang horison pantai.

Lagi-lagi kawasan tetrapod menjadi tempat yang paling menarik untuk menikmati momen-monen ini. Banyak pecinta fotografi yang rela datang ke lokasi ini pada subuh dan petang hari untuk mengabadikan suasana liburan yang indah.

5. Kebun Buah Naga

Indahnya pantai dan adanya situs sejarah bukan akhir dari serunya wisata di pantai glagah. Disini kita juga dapat berkunjung ke kebun buah naga Agrowisata Kusumo Wanadir.

Lahan yang awalnya hanya ditumbuhi semak belukar ini dikelola oleh Romo Paulus pada tahun 2003 dan disulap menjadi kebun buah naga. Di kebun ini kita dapat belajar banyak, mulai dari informasi tentang buah naga, penanaman, perawatan, hingga pemanenan.

Jika tertarik, kita juga bisa membeli buah naga segar dengan harga yang relatif murah, sekitar Rp 15.000 untuk ukuran kecil dan Rp 30.000 untuk ukuran besar. Area Agrowisata Kusumo Wanadri juga menyediakan arena bermain outbond, meliputi flying fox, kano, voli pantai, futsal pantai dan sebagainya.

Lokasi Pantai

Wisata pantai glagah berlokasi di wilayah administratif Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, tepatnya berada di Desa Glagah, Kecamatan Temon. Dari pusat kota Jogja, pantai ini berjarak 43 km. Sedangkan dari pusat Kabupaten Kulon Progo yaitu Wates, pantai ini hanya berjarak 15 km.

tetrapod Pixabay

Kulonprogo adalah salah satu kabupaten di Jogja yang berbatasan dengan Purworejo. Akses jalan di wilayah ini tergolong cukup bagus, sehingga menjadi daya dukung sektor transportasi dan pariwisata.

Rute Menuju Pantai Glagah

Untuk menuju destinasi wisata ini tidaklah sulit. Pengunjung dapat memilih dua alternatif rute yang sama-sama mudah untuk dilalui, hanya butuh waktu 1 jam hingga 1,5 jam untuk sampai di pantai ini.

Rute pertama adalah dari Yogyakarta, kita dapat melakukan perjalanan menggunakan mobil atau motor menuju ke arah Jalan Bantol menuju kota Bantul. Setelah itu kita menuju Jalan Srandakan hingga tiba di Jembatan Srandakan.

Kita akan bertemu dengan lampu merah dan lanjutkan dengan berbelok ke kiri serta ikuti petunjuk arah menuju pantai glagah. Jika kita menggunakan rute ini, kita akan melewati obyek wisata lain yang tak kalah cantik dan dapat menjadi tempat persinggahan di perjalanan, seperti pantai trisik dan pantai bugel.

Pilihan rute yang kedua adalah dari pemberangkatan yang sama, yaitu Kota Jogja kemudian menuju ke arah barat melalui Jalan Wates, lalu Sentolo hingga tiba di Kota Wates. Selanjutnya kita akan melewati Jalan Raya Wates – Purworejo, lihatlah papan nama menuju pantai glagah dan ikut arah tersebut.

Jam Buka & Waktu Berkunjung Terbaik

Pantai ini buka dan dapat dikunjungi setiap saat, karena terbuka selama 24 jam dan tanpa batasan waktu. Oleh sebab itu, pantai glagah sering dikunjung oleh para mahasiswa Jogja yang ingin melakukan liburan secara dadakan dan sewaktu-waktu.

dermaga pantai glagah traveladvisor.id

Waktu terbaik mengnjungi pantai adalah pada pukul 4 sore. Sebab di waktu-waktu ini kita dapat menikmati tenggelamnya matahari dilengkapi sajian kuliner yang dapat dibeli di area wisata.

Harga Tiket & Akomodasi

Untuk menikmati wisata di Pantai glagah Yogyakarta ini, biaya yang kita perlukan cukup terjangkau. Berikut ini adalah daftar tarif dan akomodasi di pantai glagah.

KeteranganHarga Tiket
Tiket MasukRp 5.000 per orang
Parkir MotorRp 3.000
Parkir MobilRp 10.000
Parkir BusRp 20.000
Parkir Mini BusRp 10.000
Perahu BebekRp 20.000
Perahu Wisata (14 Orang)Rp 80.000

Fasilitas & Kuliner

Sektor pariwisata di provinsi DIY merupakan salah satu contoh wisata dengan memiliki pengelolaan yang baik di Indonesia. Hal tersebut dari adanya fasilitas-fasilitas yang cukup lengkap di tempat-tempat rekreasi Jogja, tak terkecuali di pantai glagah.

Di kawasan pantai terdapat kamar mandi toilet yang memadai serta cukup bersih, mushola, kolam anak dan warung makan yang menyajikan aneka kuliner seafood khas Jogja. Bagi pengunjung yang ingin menginap, disini juga tersedia penginapan sederhana yang dapat kita sewa dengan harga terjangkau.

Obyek & Aktivitas Wisata

Kegiatan apa saja yang bisa kita lakukan di pantai glagah?

wisata pantai glagah travelisto.id

Disini kita dapat menikmati sensasi liburan pantai dan mengisinya dengan berbagai aktivitas, antara lain:

1. Bermain Ombak

Bermain dengan feburan ombak yang bergulung-gulung menghampiri bibir pantai memiliki sensasi tersendiri. Akan tetapi, kita tetap harus berhati-hati dan jangan terlalu ke tengah laut agar tidak terseret ombak yang membahayakan.

2. Menyewa TV atau Sepeda

Di tempat ini terdapat persewaan ATV dan sepeda yang dapat digunakan untuk menyusuri garis pantai. ATV juga bisa digunakan untuk menerjang medan yang berpasir dan terjal, serta melakukan eksplorasi ke setiap sudut kawasan pantai.

3. Naik Sampan

Laguna di pantai glagah merupakan arena seru untuk bersampan mengelilingi perairannya. Tarif untuk menyewa sampan ini bervariasi tergantung ukuran sampan tersebut.

4. Wisata Kuliner

Di sekitar kawasan wisata juga terdapat aneka macam pilihan kuliner yang dapat kita pilih, terutama hasil olahan tangkapan laut. Harganya pun cukup terjangkau dengan rasa yang lezat sebagai pelengkap rekreasi.

Selain menjajakan makanan, ada juga pedagang yang menawarkan berbagai cenderamata seperti kaos, topi, kacamata dan sebagainya.

Mitos Pantai Glagah

Sama seperti pantai-pantai di selatan Jawa, pantai glagah juga memiliki mitos yang dipercaya secara turun temurun berkaitan dengan Nyi Roro Kidul, sang Ratu Pantai Selatan. Ombak besar laut selatan yang kerap memakan korban dihubung-hubungkan dengan Nyi Roro Kidul yang meminta tumbal berupa korban-korban tersebut.

Sebenarnya pantai tidak menjadi rekomendasi tempat berenang, namun banyak pengunjung yang tidak mengindahkan peringatan dan tetap bandel menceburkan diri ke tengah laut.

Pantai glagah diduga memiliki dasar yang curam, sehingga apabila terseret ombak berisiko besar menuju ke tengah laut. Selain itu, ada pula mitos tentang kemunculan buaya sepanjang 5 meter di pantai ini. Bahkan beberapa waktu yang lalu penampakan buaya ini juga tersebar di media sosial.