Pasar Karbon – Pengertian, Sejarah, Mekanisme dan Jenisnya!

Istilah pasar karbon mungkin belum banyak didengar oleh masyakarat secara umum. Dalam segi pemahaman kata, apakah pasar karbon merupakan tempat jual-beli dengan objek karbon seperti layaknya pasar dalam pengertian umum?

Jika benar, bagaimana mekanismenya? Sejak kapan pasar karbon diberlakukan? Temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut pada ulasan berikut ini!

Pengertian Pasar Karbon

Berdasarkan definisi dari William J Stanton (1987), pasar karbon adalah kumpulan atau keinginan pada emisi gas rumah kaca dalam satuan setara ton CO2 (ton CO2eq). Pengertian tersebut dikembangkan oleh Stanton berdasarkan definisi pasar yang menjelaskan bahwa pasar secara luas merupakan orang-orang atau pihak-pihak yang mempunyai kebutuhan atau keinginan untuk dipenuhi, uang untuk dibelanjakan, serta kemauan untuk membelanjakannya.

pasar karbon wplaws.com

Namun, pengertian pasar karbon seringkali disalah persepsikan dan dianggap sama dengan perdagangan karbon seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2008 tentang Dewan Nasional Perubahan Iklim, perdagangan karbon merupakan kegiatan jual-beli sertifikat pengurangan emisi karbon dari kegiatan mitigasi perubahan iklim.  

Sedangkan pasar karbon mengacu pada sistem perdagangan emisi karbon yang menjelaskan tentang proses perdagangan hak menghasilkan emisi gas rumah kaca diantara perusahaan atau negara sebagai salah satu upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

Tujuan utama dari pasar karbon adalah untuk menekan emisi gas rumah kaca dengan memberikan insentif berupa manfaat finansial untuk pihak-pihak yang berhasil mengurangi emisi di bawah ambang batas yang sudah ditentukan dalam kebijakan emisi karbon. 

baca juga:  Hari Krida Pertanian - 21 Juni

Sejarah Pasar Karbon

Sejarah pasar karbon dimulai pada tahun 90an dimana beberapa pihak mulai peduli dan merasa prihatin terhadap perubahan iklim dan pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca. 

Pada tahun 1997, konsep dan istilah perdagangan emisi pertama kali disuarakan dalam Joint Implementation yang disertakan dalam Protokol Kyoto. Protokol Kyoto merupakan perjanjian internasional dengan misi bersama dala mengurangi emisi gas rumah kaca secara global.

Kemudian pada tahun 2005, sistem karbon pertama kali diimplementasikan untuk industri-industri tertentu di berbagai negara Uni Eropa. Sistem ini digagas oleh Skema Perdagangan Emisi Uni Eropa (EU ETS). 

Di tahun yang sama, yaitu di tahun 2005 Protokol Kyoto yang telah lama dirumuskan resmi diberlakukan, yang melahirkan kebijakan mengenai amanat mengurangi emisi gas rumah kaca pada negara-negara yang terlibat. Negara yang melebihi target emisi mereka bisa membeli unit karbon dari negara-negara yang berhasil meminimalisir emisinya dibawah batas yang ditentukan.

Seiring dengan perkembangan zaman, sejarah pasar karbon mulai meluas. Pada tahun 2010an negara-negara mulai mengembangkan sistem pasar karbon mereka sendiri secara regional, seperti Kanada, Australia, China, dan Amerika. Pasar karbon tumbuh menjadi sebuah mekanisme yang ada di garis depan dalam upaya mitigasi perubahan iklim dunia.

Di tahun 2020, pasar karbon terus menjadi bagian penting dari upaya mitigasi. Hal ini dijabarkan dalam Kesepakatan Paris yang membahas mengenai perubahan iklim PBB (COP21). Dan sampai sekarang, upaya untuk menurunkan emisi rumah kaca masih terus dikampanyekan dan diupayakan oleh banyak pihak. 

baca juga:  Pasar Karbon Sukarela dan Wajib, Apa Bedanya?

Mekanisme Perdagangan Karbon

Setelah mengetahui apa itu pengertian dari pasar karbon dan rangkaian sejarahnya, penting juga untuk memahami tentang mekanisme perdagangan karbon yang berlaku di beberapa negara-negara Eropa, New Zealand, Jepang, dan Amerika Serikat.

  • European Union ETS

European Union ETS dibentuk sebagai upaya mencapai target Protokol Kyoto yang dirumuskan pada awal-awal istilah pasar karbon dikenalkan. European Union ETS telah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca di Uni Eropa pada tahun 2020 sebesar 20% lebih rendah dari tingkat emisi pada tahun 1990. 

  • New Zealand ETS

New Zealand ETS mempunyai tujuan untuk membantu negaranya dalam memenuhi target penurunan emisi rumah kaca yang merujuk pada tujuan yang sama dalam kerangka Protokol Kyoto. Upaya ini berhasil menurunkan emisi nasional New Zealand ke bawah business as usual (BAU).

  • Japan Voluntary Emission Trading System (J-VETS)

Di Jepang, peluncuran Japan Voluntary Emission Trading System di tahun 2005 diprakarsai untuk mengumpulkan informasi dan pengetahuan serta pengalaman dalam penerapan sistem perdagangan emisi domestik. Mekanisme ini juga dilakukan untuk memfasilitasi penurunan emisi secara sukarela oleh para pelaku industri. Oleh karena itu mekanisme ini mengandalkan volunteer yang memiliki kesadaran akan pentingnya mengurangi emisi gas rumah kaca.

  • Regional Greenhouse Gas Initiative

Amerika Serikat juga menginisiasi program penurunan emisi gas rumah kaca pertamanya dengan mewajibkan dan memanfaatkan mekanisme pasar. Negara-negara bagian Regional Greenhouse Gas Initiative menyepakati perjanjian untuk menyisihkan minimal 25% pendapatan dari lelang kuota untuk tujuan promosi energi terbarukan serta cara mengefisiensi energi. 

baca juga:  Infografis - Meningkatnya Emisi CO2 Setelah Revolusi Industri

Jenis-Jenis Pasar Karbon

Berikut ini adalah jenis-jenis pasar karbon yang dibedakan berdasarkan dua kategori yang berbeda, antara lain:

1. Berdasarkan Dasar Pembentukannya

Adapun jenis-jenis pasar karbon berdasarkan dasar pembentukannya adalah: 

Pasar karbon ini dibentuk murni untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan bukan karena adanya peraturan atau kewajiban tertentu. Saat ini, volume pasar karbon sukarela mengalami perkembangan yang terus naik di angka yang stabil. 

Pasar karbon wajib ini dibentuk karena adanya aturan atau program yang mewajibkan adanya pengurangan atau pembatasan jumlah emisi gas rumah kaca. Contoh nyata dari pasar karbon ini adalah Protokol Kyoto. 

2. Berdasarkan Cara Perdagangannya

Sedangkan berdasarkan cara perdagangannya, pasar karbon dibagi kedalam dua kategori, yaitu trading dan crediting.

  • Trading

Jenis pasar karbon trading adalah nama lain dari cap-and-trade yang jika diartikan adalah batas-dan-dagangkan. Maksudnya, sistem ini dilakukan dengan memberlakukan pembatasan emisi gas rumah kaca pada pihak peserta pasar dalam tingkat organisasi atau instalasi. 

  • Crediting

Jenis pasar karbon ini disebut juga dengan nama kredit karbon, dimana satu unit kredit karbon akan memberikan sumbangsih penurunan emisi satu tok karbon dioksida. Pada sistem ini, fokus utamanya adalah pada emisi tingkat proyek atau kegiatan, sehingga untuk memulainya tidak serumit persiapan pada tingkat instansi atau organisasi. 

Nah, itu dia informasi lengkap tentang serba serbi pasar karbon, dari mulai pengertian, sejarah, mekanisme perdagangan, hingga jenis-jenisnya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat!

Referensi:

  • https://katadata.co.id/rezzaaji/ekonopedia/63b7f287a56ad/apa-itu-pasar-karbon-yang-dibahas-dalam-ruu-ppsk
  • https://www.thepmr.org/system/files/documents/Briefing%20paper%20Carbon%20Market%20and%20the%20Paris%20Agreement%20-%20behasa%20vesion.pdf
  • https://wanaswara.com/jenis-jenis-pasar-karbon/ 

Industrial Engineer, Civil Servant, Entrepreuner & Writer.