Pulau Rubiah – Pesona Taman Laut di Barat Indonesia

“Dari Sabang sampai Merauke, berjajar pulau-pulau” Siapa sih yang tak tahu penggalan lagu tersebut? Syair dalam lagu itu menggambar luasnya wilayah Indonesia meliputi pulau-pulau mulai Sabang, Aceh hingga Merauke, Papua.

Bicara tentang Aceh, tak hanya Pulau Sabang yang menarik dibahas karena menjadi tempat berdirinya Monumen Titik Nol Kilometer Indonesia. Namun ada sebuah pulau yang sangat terkenal dan dijuluki sebagai surganya para penyelam, tidak lain adalah Pulau Rubiah. Pulau ini berada di sebelah barat Pulau Weh, Kota Sabang. Kira-kira berjarak 250 meter dari Pantai Iboih Aceh.

Pada masa kejayaan Kerajaan Aceh dan masa kolonial Belanda, dulunya Pulau Rubiah dijadikan tempat transit para calon jamaah haji. Jadi ketika orang-orang ingin ke tanah suci dulu tidak seperti sekarang yang menggunakan pesawat, melainkan harus melalui perjalanan laut menggunakan kapal besar.

pulau rubiah superadventure.co.id

Selanjutnya di masa Perang Dunia, pulau ini juga menjadi benteng pertahanan. Sisa-sisa puin bangunan benteng bahkan masih bisa kita temui.

Kekayaan yang dimiliki pulau ini adalah alam bawah lautnya. Dengan luas sekitar 26 hektar, perairan Pulua Rubiah yang dinamakan Taman Laut Rubiah atau Sea Garden of Rubiah ini mempunyai potensi wisata alam yang memukau.

Disini kita bisa bertemu langsung dengan berbagai spesies ikan, misalnya gigantic clams, angel fish, lion fish, school of parrot fish, dan lain sebagainya. Disamping dihuni spesies ikan yang eksotis, taman bawah laut ini juga menjadi habitat terumbu karang loh!

Bagi yang ingin menikmati panorama bawah laut Pulau Rubiah, kita harus melakukan penyelaman. Penyelam tidak harus berlisensi, karena penyelam amatir pun diperbolehkan karena terdapat berbagai titik penyelaman yang sangat aman.

diving Pixabay

Tak hanya wisata alam, pulau ini ternyata juga menjadi tempat penelitian biota bawah laut. Setidaknya ada 15 jenis biota laut yang wajib dilestarikan dan dilindungi oleh pemerintah.

Rasa-rasanya berlibur tanpa mencoba kuliner khas daerah tidaklah lengkap ya? Oleh sebab itu kita bisa mencoba masakan laut khas Aceh yang dijual oleh warung disekitar pantai. Namun jangan terlalu berharap banyak soal fasilitas liburan di pulau ini, sebab fasilitasnya belum terlalu lengkap dan masih minim. Buktinya hanya ada saru warung, tempat persewaaan perahu serta perlengkapan menyelam.

Untuk menuju Pulau Rubiah, kita bisa berangkat dai Banda Aceh menuju Pulau Weh menggunakan kapal ferry atau kapal cepat. Jika menaiki kapal ferry, maka membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Namun bila menaiki perahu motor, waktu tempuh hanya sekitar 20 menit menuju Pulau Rubiah.