Ular Kadut – Taksonomi, Habitat, Sebaran, Ciri, Karakteristik & Fakta Unik

4.1/5 - (11 votes)

Ular kadut merupakan jenis ular yang cukup familiar bagi orang Indonesia, sebab ular ini umumnya hidup dan di sekitar lingkungan manusia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ular kadut adalah ular dengan kulit bernjol-benjol, berwarna cokelat, bernapas menggunakan paru-paru, dan berkembang biak dengan cara beranak.

Ular kadut cukup sering muncul di sekitar pemukiman karena habitat alaminya berada di kawasan rawa, sawah, kolam kecil ataupun muara.

Taksonomi

Menurut klasifikasi ilmiah, ular kadut mempunyai nama latin Acrochordus granulatus / Acrochordus javanicus dengan susunan kingdom hingga species sebagai berikut:

KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliAcrochordidae
GenusAcrochordus
SpesiesAcrochordus granulatus / Acrochordus javanicus

Habitat dan Sebaran

Sebaran ular kadut meliputi ekosistem perairan, sehingga sangat mudah menemukan ular ini di lokasi manapun di Indonesia. Hal ini dikarenakan ia mampu beradapatasi dengan baik di berbagai jenis ekosistem air, seperti air payau, air tawar bahkan air asin.

ular air round.glass

Sehingga tidak heran jika kita bisa menemukan ular ini di sekitaran sawah, sungai, kolam ataupun rawa. Akan tetapi akan sulit menemukan ular ini di kawasan kering dan jauh dari perairan.

baca juga:  Daftar Nama Tumbuhan / Pohon di Indonesia - Ragam Flora Nusantara

Ular kadut merupakan salah satu komponen biotik dan menjadi salah satu spesies dalam struktur rantai makanan ekosistem perairan. Berdasarkan peta persebaran fauna di Indonesia, ular ini bisa kita temukan di seluruh nusantara mulai dari ujung timur hingga ujung barat.

Ciri & Morfologi

Acrochordus granulatus atau kadut berasal dari keluarga Acrochordidae. Ular ini memiliki ciri fisik yang mudah dikenali. Pada kulitnya terdapat corak khas seperi bentuk gelang yang bersusun.

Warna ular ini cukup beragam, meliputi warna kuning, perak hingga keemasan. Tekstur kulitnya sangat tipis dan juga kasar. Ukuran ular ini tergolong tidak begitu besar namun gerakannya sangat gesit sehingga mudah meloloskan diri dari predator yang hendak memangsanya.

Karakteristik

Ular kadut bertahan hidup dengan cara memangsa ikan-ikan kecil, reptil serta amphibi kecil seperti katak atau kodok. Biasanya ular ini mencari makan di tepi perairan yang tenang, sebab di tepian perairan tenang merupakan habitat ikan-ikan kecil.

Selain mampu bergerak dengan cepat di darat, ular ini juga sangat gesit menyelam dan berenang di air dalam. Bahkan gerakan ikan yang akan menjadi mangsanya mudah diprediksi sehingga ular kadut dinilai memiliki sistem pertahanan yang sangat kuat. Selain itu, dengan sisiknya yang keras maka predator akan sulit untuk memangsanya.

Fakta Menarik

Tahukah bahwa ular kadut ternyata tidak berbisa? Mungkin sebagian menganggap ular ini beracun namun kenyataannya tidak. Kadut jantan bersifat dimorik seksual, sehingga ukuran tubuh jantan lebih kecil dibanding tubuh betina. Ciri ini menjadikannya berbeda dengan hewan lain dimana jantan lain memiliki tubuh yang lebih besar dibanding betina.

baca juga:  Ular Piton - Taksonomi, Habitat, Sebaran, Jenis & Cara Melepas Lilitan
ular kadut wikimedia

Hal menarik juga dimiliki ular ini saat berburu mangsa. Ular jantan akan lebih aktif berburu dibandingkan betina. Kadut betina hanya akan menunggu untuk menyergap mangsa mereka.

Selain itu, ada banyak fakta menarik mengenai ular kadut sebagai berikut:

1. Tidak Berbisa

Jika biasanya ular air adalah ular berbisa, namun ular kadut termasuk ular tidak berbisa. Ular ini juga tergolong ular penakut lho! Jad jika kalian bertemu dengan ular ini maka jangan takut, karena ular ini tergolong tidak berbahaya.

Bagkan karena tidak berbahaya, ular ini banyak diburu manusia untuk dijadikan kuliner atau diambil empedunya sebagai obat. Sebab untuk memburu ular ini kita hanya perlu tongkat kayu dan bisa menangkapnya dengan tangan kosong.

2. Tersebar di Hindia – Pasifik

Para ahli zoologi dan spesies telah melakukan penelitan yang hasilnya ular ini tersebar di kawasan perairan, khususnya di perairan Hindia – Pasifik. Hampir di semua kawasan tersebut bisa ditemukan ular kadut.

3. Dimorfik Seksual

Kadut adalah ular dengan sifat dimorfik seksual pada kelamin jantan. Hewan jantan dengan sifat ini mempunyai ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan ular betina. Jadi dengan ciri ini kita bisa dengan mudah mengetahu jenis kelamin ular ini.