Warna Lautan Akan Berubah Akibat Pemanasan Global

Tahukah kamu? “Warna biru pada air laut merupakan ilusi dari mikroorganisme yang berada pada air laut”

Namun warna biru tersebut tidak selalu menujukkan kondisi baik. Menurut para peneliti, laut dunia akan mengalami perubahan warna menjadi lebih biru dan hijau akibat perubahan iklim.

Perubahan warna air laut tersebut kemungkinan tidak akan terlihat oleh manusia, namun dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh makhluk hidup di lautan.

Mikroorganisme kecil seperti plankton memiliki peran penting dalam siklus makanan laut dan jumlah karbon. Makhluk mikroskopis tersebut sangat peka terhadap suhu perairan. Fitoplankton yang hidup di permukaan laut memanfaatkan matahari dan karbondioksida untuk berfotosintesis.

Fitoplankton memiliki manfaat untuk menarik karbon ke laut, namun jika mikororganisme tersebut hilang maka karbon akan terkubur dan terkumpul di lautan.

fitoplankton Pixabay

Pemanasan global yang menyebabkan kenaikan suhu air laut juga dapat mempengaruhi perkembangan plankton. Menurut NASA, produktivitas fitoplankton akan menurun jika perairan laut menghangat. Kolom air semakin bertingkat sehingga sulit untuk mendaur ulang nutrisi dari perairan dalam menuju ke permukaan.

Fitoplankton merupakan dasar rantai makanan di lautan dan memiliki jenis yang beragam. Apabila mikroorganisme ini hilang dari laut, maka akan berdampak pada makhluk laut lain secara keseluruhan.

Perubahan iklim akan menyebabkan menyebarnya beberapa fitoplankton ke beberapa wilayah dan berkurang di titik-titik tertentu. Para peneliti membuat prediksi jika bumi mengalami peningkatan suhu 3 derajat celcius, maka warna lautan akan berubah.

Perairan laut yang berwarna hijau menunjukkan jumlah fitoplankton pada area tersebut sangat banyak dan air laut yang berwarna biru tua mennandakan fitoplankton di wilayah tersebut berjumlah sedikit.

Warna-warna muncul ketika sinar matahari yang menyinari lautan direfleksikan kembali. Namun, cahaya matahari yang mampu menembus permukaan laut akan berinteraksi dengan molekul air dibawahnya.

Oleh karena itu, dengan melakukan pengamatan perubahan warna laut para ilmuwan dapat memahami fitoplankton lebih dalam dan mengetahui pengaruhnya terhadap lingkungan di bumi.